Friday, 9 January 2015

Sinopsis Mr Back Episode 8 Part 1

Dae Han secara tegas menyatakan pada wartawan bahwa ia yang akan mengambil alih sebagai Presdir Daehan yang baru. Hal itu tentu saja membuat Yi Gun tak suka dan memutuskan cara lain untuk menjegal Dae Han.

Yi Gun pun menemui wanita yang semula bermasalah dengan Dae Han. Ia memberikan kunci kamar hotel pada wanita itu.
Wanita itu masuk ke kamar hotel diam-diam dimana Dae Han terlelap. Wanita itu melepas sedikit pakaiannya dan mengambil foto dirinya bersama Dae Han seolah dirinya tidur dengan Dae Han. Wanita itu nampak kesulitan mendapatkan foto yang bagus karena posisi Dae Han yang terngkurap dan wajahnya tak terlihat di foto. Setelah menjalankan misinya ia pun pergi.
Shin Hyung yang menjemput Ha Soo berniat mengatakan sesuatu pada wanita itu terkait pertanyaan Ha Soo padanya di Silvertown. Namun sebelum Shin Hyung mengatakannya tiba-tiba Ha Soo menunjuk ke salah satu layar besar yang tertempel di sebuah gedung ketika mobil yang membawa keduanya berhenti di lampu merah. Shin Hyung kaget sekali melihat berita mengenai foto Dae Han yang tidur bersama seorang wanita. Shin Hyung yang terkejut meminta Ha Soo keluar dari mobilnya.
Ji Yoon membangunkan Dae Han yang masih tidur. Ia menunjukan berita skandal itu pada Dae Han. Dae Han yang baru membuka matanya jelas saja kaget, bagaimana ini bisa terjadi, apa ini.
Shin Hyung menghubungi Sekretaris Sung, ia memerintahkan Sekretaris Sung untuk memeriksa CCTV disekitar kamar tempat Dae Han menginap, mencari tahu jam berapa kejadian itu, di kamar nomor berapa, siapa wanita itu dan kenapa wanita itu ada di kamar itu. Shin Hyung juga menghubungi Ji Yoon, ia menanyaan dimana keberadaan Ji Yoon.
Dae Han dan Ji Yoon sampai di kantor kejaksaan. Wartawan yang sudah menunggu langsung mengajukan berbagai pertanyaan ketika Dae Han keluar dari mobil terkait skandal itu. Namun Dae Han tak menjawab satu pun pertanyaan mereka.

Jung Yi Gun juga sampai di depan kantor kejaksaan. Ia terlihat memandang jaksa yang menangani kasus ini. Jaksa itu mengangguk memberi kode pada Yi Gun.
Tiba-tiba terdengar suara keras seseorang yang baru saja sampai disana, Choi Shin Hyung. “Pria yang ada di dalam foto itu aku. Bukan Choi Dae Han tapi aku, Choi Shin Hyung!” teriak Shin Hyung lantang membuat semua orang yang ada disana kaget. Yang paling kaget tentu saja Jung Yi Gun karena ia benar-benar tak menyangka Shin Hyung akan melakukan itu. Wartawan langsung berlari mendekat pada Shin Hyung untuk meminta penjelasan lebih lanjut.
Shin Hyung dan Dae Han diinterogasi bersama. Jaksa memperlihatkan seorang wanita bersama seorang pria yang sedang tidur tengkurap. Dae Han mengamati foto dengan seksama sementara Shin Hyung dengan tegas mengatakan kalau di dalam foto itu dirinya. Shin Hyung mengatakan kalau ia memiliki kebiasaan tidur tengkurap. Apa jaksa juga ingin ia menunjukan punggungnya agar lebih percaya. Hal itu tentu saja membuat Dae Han heran, kenapa Shin Hyung ikut campur bukankah ia yang sedang diinterogasi.

Shin Hyung mengatakan pada Jaksa bahwa dirinyalah yang tidur di kamar 3017. Ia berbisik pelan pada Dae Han meminta pemuda itu jangan mengatakan apapun. Dae Han berkata Shin Hyung lah yang seharusnya tidak ikut campur.

Shin Hyung kesal karena Dae Han tak juga mau menuruti apa yang ia katakan. Apa Dae Han tak mau mendengarkannya, ia mencengkeram baju Dae Han. Dae Han yang juga kesal melepaskan diri dari cengkeraman itu.

Jaksa bertanya pada Dae Han dimana Dae Han pada malam itu. Dae Han terdiam teringat ucapan Ji Yoon padanya sebelum keduanya sampai di kantor kejaksaan.

Flashback
Ji Yoon meminta Dae Han mengatakan pada jaksa kalau Dae Han tidur di rumah. Ia memberi tahu kalau semua rekaman CCTV sudah dihapus, kita juga sudah mempunyai bukti dan saksi. Jadi ia harap Dae Han melakukan seperti apa yang ia katakan.

Flashback end
Dae Han mengatakan pada Jaksa bahwa ia tidur di resort, tepatnya di kamar 3017. Mendengar itu Shin Hyung kesal karena Dae Han tak mau mendengarkannya. Dae Han memberi tahu jaksa bahwa wanita itu pasti bisa melakukan hal-hal yang seperti itu demi mendapatkan uang. Di kamar itu ia minum-minum sendirian, ia mabuk hingga tak tahu siapa yang keluar masuk dari kamar itu.
Shin Hyung menggebrak meja mengatakan bahwa pernyataan yang disampaikan Dae Han itu tidak benar. Kenapa Dae Han terus berbohong, ia sudah bilang bahwa ia lah yang tidur di kamar itu. Dae Han heran kenapa Shin Hyung seperti ini.
Jaksa ingin tahu nama dan nomor identitas Shin Hyung. Shin Hyung pun menyebutkan nomor identitas yang merupakan milk Choi Go Bong. Dae Han kaget mendengarnya. Shin Hyung buru-buru meralat kalau ia dari Kanada dan namanya Choi Shin Hyung. Jaksa terus bertanya, sejak kapan Shin Hyung datang ke Korea dari Kanada. Shin Hyung menjawab kalau ia datang sejak tanggal 5 november tepat di hari ulang tahun ayahnya.

Jaksa penasaran, Shin Hyung di Kanada tinggal di daerah mananya, Vancouver apa Montreal? Shin Hyung terdiam. Jaksa mencibir Shin Hyung pasti ingat alamat tempat tinggal Shin Hyung di Kanada, kan? Shin Hyung tak menjawab ia mengarahkan pandangan ke arah lain. Itu membuat jaksa marah, kalau Shin Hyung terus seperti ini maka Shin Hyung sendiri bisa masuk penjara setelah diinterogasi.
Shin Hyung benar-benar dimasukan ke balik jeruji. Dae Han tak mengerti kenapa Shin Hyung melakukan ini. Shin Hyung kesal kenapa Dae Han tak melakukan seperti apa yang diminta Ji Yoon, sekarang Dae Han sudah masuk ke dalam perangkap mereka. Ia ingin Dae Han mendengarkan apa yang dikatakannya. Dae Han berkata kalau yang namanya kebenaran pasti akan terungkap dengan sendirinya karena memang ia tak bersalah.

Shin Hyung berkata kalau kebenaran bukan yang menjadi masalah saat kasusnya jadi seperti ini. Ketika ini bocor ke publik, orang-orang akan menggunjing dan itu akan menjadi akhir bagi Dae Han. Ditambah lagi selama ini Dae Han belum memberikan sesuatu yang terbaik.

Dae Han tambah heran memangnya siapa Shin Hyung mengatakan semua ini padanya. Shin Hyung menilai Dae Han tidak sopan bicara begitu pada Hyung Dae Han sendiri. Ia menyuruh Dae Han pergi, ia tak mau melihat wajah Dae Han disini. Dae Han yang marah menggebrak jeruji penjara. Namun ia tak bisa berkata-kata, ia pergi dari sana.
Para pegawai pun langsung menggunjingkan Shin Hyung yang mengakui skandal itu. Ha Soo yang ada disana hanya bisa diam sambil menatap layar komputer membaca artikel itu.
Dae Han sangat penasaran kenapa Shin Hyung melakukan ini. apa Ji Yoon juga ikut dalam rencana yang Shin Hyung lakukan ini. Ji Yoon berkata kalau yang lebih penting itu menyelamatkan Dae Han daripada memikirkan apa tujuan Shin Hyung melakukan ini. Ia ingin Dae Han melakukan seperti apa yang ia katakan. Jika Dae Han terus-menerus mendebatkan hal ini dalam waktu yang genting seperti ini maka tak akan mudah untuk memulihkannya. Dae Han tanya apa Ji Yoon tidak penasaran tentang kejadian yang sebenarnya malam itu. Ji Yoon berkata ia tak ingin tahu kebenarannya.
Jung Yi Gun berada di ruang interogasi bersama Shin Hyung. Ia tanya apa yang di dalam foto itu benar-benar Shin Hyung. Shin Hyung dengan juteknya bilang iya. Yi Gun mengingatkan jika Shin Hyung berbohong maka Shin Hyung harus bertanggung jawab karena sudah melakukan sumpah palsu dan menghalangi keadilan. Jadi ia harap Shin Hyung jangan ikut campur dan beritahukan saja kebenarannya.

Shin Hyung menatap Yi Gun tajam, kenapa Yi Gun berpikir kalau yang ia sampaikan itu bukan kebenaran. Yi Gun menunduk terdiam mengalihkan pandangannya dari Shin Hyung. Shin Hyung yang menatap tajam Yi Gun berkata dalam hati, mungkin karena kau yang merencanakannya jadi kau lebih tahu dari siapapun.

Yi Gun berkata kalau Choi Dae Han sudah melibatkan diri dalam kasus yang sama seperti dulu. Shin Hyung menatap Yi Gun dengan tatapan sebal karena Yi Gun yang sekarang sudah sangat menjengkelkan untuknya. Sekretaris Sung masuk ke ruang interogasi. Yi Gun pamit keluar, ia akan menemui jaksa. Ia akan melihat apa tuntutan jaksa bisa diturunkan.
Setelah Yi Gun pergi, Sekretaris Sung bertanya kenapa Shin Hyung melibatkan diri ke dalam kekacauan ini, apa Shin Hyung iri dengan skandal anak muda seperti Dae Han karena Shin Hyung kembali menjadi muda lagi. Ia sudah merasa gugup, khawatir identitas Shin Hyung bisa saja terbongkar, bagaimana kalau terbongkar.

Shin Hyung tanya memangnya bagaimana mereka akan mencari tahu identitasnya. Sekretaris Sung kesal, apa Shin Hyung tak tahu itu. Shin Hyung meminta Sekretaris Sung tak usah khawatir, ia tak akan mempersulit keponakan Sekretaris Sung yang di Kanada. Sekretaris Sung menyarankan lebih baik berikan saja beberapa batang emas untuk menyelesaikannya pada wanita itu. Untuk apa juga Shin Hyung menyimpan batangan emas karena sepertinya Shin Hyung tak punya rencana memberikan batangan emas itu untuknya. Shin Hyung tak mau memberikan batangan emasnya pada wanita itu, karena itu bukan kesalahan Dae Han.

Sekretaris Sung tanya bagaimana jika benar-benar terjadi sesuatu antara Dae Han dengan wanita itu, apa yang akan Shin Hyung lakukan. Shin Hyung terdiam memikirkan ucapan Sekretaris Sung, apa benar Dae Han seperti itu.
Jung Yi Gun di dalam lift menerima telepon dari seseorang (sepertinya wanita itu deh) ia mengingatkan bukankah ia sudah bilang jangan menghubunginya sebelum ia yang menghubungi lebih dulu. Ia membentak marah.
Keluar dari lift Yi Gun bertemu dengan jaksa. Keduanya melihat sekeliling apakah aman untuk keduanya bicara. Jaksa mengatakan kalau semuanya sudah diselesaikan 30 menit yang lalu.
Dae Han berjalan melamun di atas kolam memikirkan Shin Hyung yang mengakui skandal itu. Ia benar-benar tak mengerti kenapa Shin Hyung melakukan ini. Karena berjalan melamun Dae Han terjatuh di air hingga membuat sepatunya basah. “Hyung?” Dae Han heran apa Shin Hyung melakukan ini karena Shin Hyung adalah kakaknya. Seorang kakak yang ingin melindungi adiknya.
Dae Han melepas sepatu dan kaos kakinya yang basah. Ia menelepon Ji Yoon meminta Ji Yyoon mengamati CCTV untuk mencari tahu kapan wanita itu keluar masuk dari kamar dan berapa lama wanita itu berada di dalam kamar.
Young Dal, In Ja dan Mi Hye membahas masalah skandal yang diakui Shin Hyung. Tak peduli seberapa keras Mi Hye mencoba memikirkannya, ia tak bisa membayangkan apa yang sebenarnya dengan Shin Hyung, kenapa Shin Hyung melindungi Dae Han.

In Ja setuju perkataan Mi Hye, karena beberapa waktu lalu Shin Hyung dan Dae Han saling berdebat, sangat aneh kenapa Shin Hyung sekarang ingin melindungi Dae Han.

Young Dal menebak apa mungkin Dae Han sudah menyerahkan saham pada Shin Hyung. Mi Hye menilai itu tidak mungkin, Dae Han tak akan pernah melakukan itu. In Ja menebak apa jangan-jangan Dae Han dan Shin Hyung merencanakan sesuatu yang tidak ketiganya ketahui.
Pelayan datang menyuguhkan minuman untuk ketiganya. Mi Hye bertanya apa mungkin kedua pelayan ini tahu apa ada sesuatu yang terjadi antara Shin Hyung dan Dae Han ketika ia tak ada. Pelayan Yoon dan Pelayan Yum berpandangan dan itu membat In Ja tak sabar ingin tahu.

Pelayan Yoon mengatakan kalau Dae Han dan Shin Hyung dalam keadaan yang memanas dan berapi. Pelayan Yum menambahkan bahwa itu adalah api yang tak bisa dipadamkan sekalipun pemadam kebakaran datang. Young Dal tak mengerti apa maksudnya.
Mi Hye menebak apa jangan-jangan mereka berdua sedang jatuh cinta satu sama lain. (haha jeruk makan jeruk gitu maksudnya haha). Young Dal dan In Ja kaget, apa itu sebabnya Dae Han membawa Shin Hyung kembali ke rumah ini.

Mi Hye : “Awalnya mereka saling berdebat tapi pada akhirnya keduanya semakin dekat, itulah komedi romantis yang sempurna.” (hahaha)
Young Dal tersenyum cengengesan. Hahaha
Dan inilah reaksi Dae Han mendengar pemikiran Om dan Tantenya mengenai dirinya dan Shin Hyung, “apa sih yang kalian bayangkan?”
Ketiganya berdiri menatap Dae Han, “itu tidak mungkin. Dae Han, itu tidak benar kan?”

Dae Han terdiam heran dengan Om dan Tantenya.
Ha Soo mendatangi kantor kejaksaan. Ia teringat awal kali dirinya bertemu Shin Hyung dan saat-saat bersama Shin Hyung. Ha Soo melihat tak jauh dari sana ada Jung Yi Gun, ia pun memanggilnya.

Ha Soo menemeui Shin Hyung. Shin Hyung terkejut melihat Ha Soo datang ke tempat ini. Ia marah-marah pada penjaga karena membolehkan Ha Soo masuk kesini. Ha Soo meminta Shin Hyung tak marah-marah seperti itu karena ia juga tak lama disini.

Ha Soo khawatir apa Shin Hyung kedinginan didalam sini. Shin Hyung bilang fasiltas penjara sekarang jauh lebih baik ia mendapatkan selimut dan terasa seperti di hotel. Ha Soo sebenarnya ingin membawakan beberapa pakaian untuk Shin Hyung tapi penjaga tak mengijinkannya. Ia berjanji jika Shin Hyung bebas nanti ia akan memberikan makanan. Shin Hyung berkata kalau penjaga juga memberikannya makan yang baik bahkan makannya terasa seperti di pesta.

Ha Soo masih khawatir, Shin Hyung tak sakit kan, ia cemas Shin Hyung akan tiba-tiba sakit seperti waktu itu. Ia cukup senang bisa melihat Shin Hyung walaupun hanya sebentar. Ia pun pamit akan pergi namun Shin Hyung memanggilnya.
Shin Hyung : “Aku ini seorang pria buruk. Aku berbicara dengan seorang model yang datang denganku ke kamar hotel. Aku jauh lebih buruk daripada yang kau bayangkan. Jadi jangan mencemaskan aku.”

Ha Soo tak yakin Shin Hyung buruk seperti itu tapi yang ia tahu Shin Hyung itu seorang pembohong yang buruk sekali. “Kau terkejut dengan pemberitaan itu ketika di mobil. Kau bahkan tak tahu berita apa itu.” Shin Hyung beralasan itu karena ia kaget berita itu ada di layar besar.

Ha Soo tanya apa itu saja yang ingin Shin Hyung beritahukan padanya, bukankah Shin Hyung mencoba mengatakan sesuatu padanya sebelum muncul berita itu. “Kau bilang kau akan menjawab pertanyaanku.”

“Ah itu tentang.....” Shin Hyung terbata-bata, “kau bilang kau akan membuatkanku beberapa masakan.” Shin Hyung kemudian berteriak pada penjaga mengatakan kalau ia sudah selesai bicara dengan Ha Soo.

Ha Soo berkata bahwa ia percaya pada Shin Hyung. Sejauh ia mengenal Shin Hyung, yang ia tahu Shin Hyung bukanlah seseorang yang melakukan itu. Shin Hyung kesal karena seharusnya Ha Soo tidak mempercayai orang dengan begitu mudahnya. Ha Soo bilang kalau ia tidak mempercayai orang dengan begitu mudah, ia hanya mempercayai mereka yang bisa ia percayai, jadi kenapa Shin Hyung tak mencoba juga untuk mempercayai diri Shin Hyung sendiri.

Shin Hyung berterima kasih karena Ha Soo percaya pada seseorang seperti dirinya. Mendengar itu Ha Soo tersenyum.
Ji Yoon menunjukan pada jaksa rekaman wanita itu yang tertangkap kamera CCTV, wanita itu muncul di lobi, naik menuju kamar turun dari lift dan keluar lobi hanya 4 menit 27 detik.

Jaksa tanya berapa lama wanita itu berada di dalam kamar. Ji Yoon berkata ia mencoba berjalan melewati lobi dan naik lift, membuka pintu kamar dan kembali turun ke lobi. Ia membutuhkan waktu 3 menit 35 detik. Jadi wanita itu tinggal di dalam kamar kurang lebih selama 55 detik. Itu waktu yang cukup untuk menyelinap ke dalam kamar dan mengambil beberapa foto.
Sekretaris Sung yang juga berada di ruangan itu ikutan bicara, “hei kau tak akan bisa melakukan apapun selama 50 detik. Kau kan pria, kau pasti tahu. Kau berjalan masuk, mengatur suasana hati, melepaskan ini, melepaskan ini dan setelah itu melepaskan ini. bukankah begitu Jaksa Yang?” (hahaha)

Jaksa benar-benar tak bsia berkata-kata lagi untuk memberatkan terdakwa. Ji Yoon juga menunjukan dokumen yang membuktikan bahwa Shin Hyung benar-benar berkewarganegaraan Kanada. Jaksa menahan kesal karena semuanya tidak terbukti.

Dae Han menegaskan bahwa wanita itu jelas sekali berbohong. Shin Hyung menggebrak meja membenarkan ucapan Dae Han, seseorang yang tidak dikenal menyelinap ke dalam kamar untuk mengambil beberapa foto dan menyelinap keluar. Karena tak terbukti bersalah Shin Hyung pun bebas dari tuntutan.
Shin Hyung memuji Ji Yoon sudah melakukan hal yang bagus. Ji Yoon bilang kalau ia hanya melakukan apa yang seharusnya ia lakukan. Dae Han mengingatkan Shin Hyung agar jangan terlibat ke dalam urusannya lagi. Peringatan Dae Han ini membuat Shin Hyung kesal. Agar keduanya tidak bertengkar Sekretaris Sung mengajak Shin Hyung pergi dari sana.
Di resort, Shin Hyung masuk ke dalam lift dimana di dalamnya ada Dae Han. Dae Han harap Shin Hyung berhenti bertindak seperti seorang kakak untuknya dan lebih baik katakan yang sebenarnya kenapa Shin Hyung melakukan itu karena semua orang berpikir Shin Hyung mengorbankan diri untuk saudara tiri, apa Shin Hyung pikir ia ini bodoh. Shin Hyung hanya menarik nafas.

Dae Han mendesak Shin Hyung agar mengatakan alasannya. Shin Hyung berkata itu karena ia tiba-tiba merasa percaya pada Dae Han. Dae Han ingin tahu alasan lebih jelasnya. Shin Hyung sendiri tak yakin, ia menyadari bahwa Dae Han jauh lebih terluka daripada yang ia pikirkan dan mencoba memperbaiki cara hidup. Dae Han tak membutuhkan itu memangnya siapa Shin Hyung. Shin Hyung berkata kalau ia ini adalah anak Presdir Choi Go Bong yang sedang populer di luar sana.
Ha Soo lega mengetahui permasalahan yang menimpa Shin Hyung dan Dae Han sudah bisa diselesaikan dengan baik. Woo Young mengusulkan bagaimana kalau membuat pesta untuk Shin Hyung yang keluar dari penjara.
Dae Han menghubungi Ha Soo meminta wanita itu menemuinya di atap gedung. Dae Han khawatir dengan persepsi Ha Soo terhadap dirinya mengenai skandal dirinya yang kemarin diberitakan di media. Ha Soo percaya Dae Han tak melakukan itu.

Dae Han benar-benar tak mengerti kenapa Hyung-nya melakukan itu. Ha Soo kaget mendengar ucapan ‘Hyung’ keluar dari mulut Dae Han. Dae Han sendiri kaget dan mengelak bahwa ia tak mengucapkan itu, ia mengucapkan Shin Hyung bukan Hyung. hehehe.
Dae Han tersenyum menggoda mengatakan alasan dirinya meminta Ha Soo datang kesini karena ia menagih kalungnya yang masih ada pada Ha Soo. Tapi Ha Soo tak membawanya, itu tertinggal di rumah. Bukannya kecewa Dae Han malah senang karena artinya ia bisa menemui Ha Soo lagi hehehe.
Lee In Ja ingin melihat koleksi baju baru di butik namun sayang baju itu sedang dicoba oleh adik iparnya, Mi Hye. In Ja menahan geram karena tak bisa mendapatkan baju koleksi terbaru itu, apalagi Mi Hye menilai dirinya orang desa yang serakah dan harus tahu diri dari mana asal In Ja.

Karena koleksi baju itu lebih dulu diperlihatkan pada Mi Hye, In Ja memarahi pelayan karena sudah memperlakukannya dirinya yang seorang pelanggan VIP dengan cara seperti ini. Ia yang marah pun menelepon suaminya.
Choi Young Dal dan Lee In Ja menunjukan prososal rencana bisnis Daehan resort pada Jung Yi Gun. Young Dal berencana akan membangun kembali Suhae hotel yang sempat meredup. Yi Gun heran bukankah Dae Han juga akan menangani ini. In Ja berkata bukankah seharusnya Yi Gun yang melakukan ini. Young Dal membenarkan jika ia dan Yi Gun membangun mall di lokasi itu penjualannya akan tiga kali lipat daripada yang sekarang. Yi Gun akan memikirkannya ia permisi karena ada rapat.

Karena proposalnya disepelekan Young Dal mencibir Yi Gun. In Ja meminta suaminya tak perlu khawatir karena Yi Gun pasti akan mengambil umpannya. Young Dal kesal karena ia harus tunduk pada seseorang yang tadinya bawahannya. In Ja tanya apa suaminya lebih suka ditendang dari rumah dan menjadi tunawisma. Membayangkan hal ngeri begitu Young Dal geleng kepala, ga mau.
Yi Gun mengajak Ji Yoon makan malam. Yi Gun tahu sebelum Presdir Choi Go Bong meninggal dunia, beliau mengerjakan sesuatu yang benar, Cruise Hotel. Ji Yoon kaget Yi Gun tahu proyek itu karena sepengatahunnya hal itu hanya Presdir Choi Go Bong dan dirinya saja yang tahu. Yi Gun mengatakan kalau Shin Hyung mempunyai dokumen kepemilikan Cruise Hotel itu.
Yi Gun mengeluarkan perhiasan lengkap pada Ji Yoon. Makan malam ini Yi Gun juga memanfaatkannya untuk melamar Ji Yoon. Apakah Ji Yoon menerimanya?

Bersambung ke part 2

2 comments:

  1. Mkasih sinopsis ny udah dilanjutkan 😄

    ReplyDelete
  2. Mksih mb...akhirx lanjut lagi sinopsisx...
    Smga sehat selalu...
    آمِيّنْ... آمِيّنْ... يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ

    ReplyDelete

Terima kasih sudah menjadi reader blog ini...
Jika ingin men-share link silakan...
Tidak perlu bertanya kapan episode selanjutnya, kalau memang sudah selesai pasti akan langsung diupdate...
DAN MOHON UNTUK TIDAK MENG-COPYPASTE SINOPSIS DARI BLOG INI...