Sunday, 19 May 2013

Sinopsis Queen of Ambition Episode 16 Part 1

Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.00.07_[2013.04.21_20.43.40]
Da Hae sampai di gedung Baek Hak. Ia lari tergesa-gesa menaiki tangga menuju aula acara pelantikan dirinya. Walikota Seok menanyakan pada Do Hoon kapan Joo Da Hae datang. Do Hoon berharap Walikota Seok menunggu sebentar lagi karena Da Hae akan segera tiba.


Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.00.41_[2013.04.21_20.44.24]
Da Hae sampai disana. Presdir yang sudah kesal bertanya kenapa Da Hae baru sampai, apa yang terjadi. Do Hoon yang juga khawatir menanyakan apa Da Hae baik-baik saja karena ia melihat kondisi istrinya tak begitu baik. Da Hae tak mengatakan apapun, ia hanya minta maaf terutama pada Presdir dan Walikota Seok yang sudah menunggunya.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.00.56_[2013.04.21_20.44.46]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.00.57_[2013.04.21_20.45.01]
Ha Ryu menatap tajam Da Hae, “Kau memang hebat Joo Da Hae. Kau sudah datang.” ucap Ha Ryu dalam hati. 
 
Da Hae pun menatap tajam Ha Ryu seolah ia mendengar apa yang Ha Ryu gumamkan dalam hati. “Ya aku sudah datang. Dengan sesuatu yang seperti itu apa kau pikir aku akan pingsan lagi?” kata Da Hae dalam hati juga.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.01.13_[2013.04.21_20.45.25]
Manajer penanggung jawab acara menghampiri meja mereka. Ia menyampaikan pada Da Hae bahwa ketika pemutaran video berhenti saat itu Da Hae diminta naik ke podium dan menyampaikan pidato pelantikan.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.01.33_[2013.04.21_20.45.53]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.01.48_[2013.04.21_20.46.14]
Keduanya pun bersiap di tepi panggung. Manajer memberikan map yang berisi tulisan sambutan pelantikan ketua yayasan. Ia mengatakan kalau pidato ini dibuat berdasarkan materi yang Da Hae berikan padanya. Ia juga menyerahkan sebuah MP3 pada Da Hae, “Pengacara Cha memintamu untuk mendengarkan ini sebelum kau naik pentas.”

Da Hae heran, “Pengacara Cha?”

Do Hoon menatap heran penuh tanda tanya apa yang diterima Da Hae.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.02.03_[2013.04.21_20.46.35]
Da Hae pun mendengarkan rekaman dari MP3 yang diberikan manajer tadi.

“Jika aku menemui ayahmu dan memberitahunya bahwa Ha Ryu sudah meninggal, apa yang akan terjadi padanya? Kudengar dia tak begitu sehat. Bukan hanya kau tapi orang-orang yang ada di sekitarmu akan terluka. Kau tak bisa mengalahkanku.”
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.02.12_[2013.04.21_20.46.51]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.02.14_[2013.04.21_20.46.58]
Da Hae tercengang mendengar rekaman suaranya. Itu suara dirinya ketika menelpon Ha Ryu. Da Hae menatap Ha Ryu dengan tatapan terkejut. Ha Ryu pun membalas menatapnya seraya tersenyum puas melihat keterkejutan Da Hae.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.03.18_[2013.04.21_20.48.17]
Da Hae pun naik ke pentas disambut suara riuh tepuk tangan. Da Hae berusaha menguasai diri, ia membuka map yang berisi pidato pelantikannya. Da Hae kembali terkejut melihat tulisan yang tertera disana.

“Kalau kau tak mau rekaman yang tadi kau dengar didengar oleh semua orang disini bacalah yang dibawah ini!”

‘Kupikir, aku bukan orang yang tepat untuk posisi ketua. Aku akan mengundurkan diri dari posisi ketua.’

Mata Da Hae membesar menatap Ha Ryu. Presdir menahan kesal karena Da Hae diam saja tak segera menyampaikan pidato pelantikan. Tamu yang hadir pun saling berbisik heran.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.03.35_[2013.04.21_20.48.44]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.04.02_[2013.04.21_20.49.17]
Da Hae tentu saja tak mau rekaman tadi didengar semua orang. “Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya. Aku pikir, aku bukan orang yang tepat untuk posisi ketua aku akan mengundurkan diri dari posisi ketua. Maafkan aku.”

Semua terkejut atas apa yang disampaikan Da Hae. Reporter bergerak maju untuk mengambil gambar Da Hae. Mereka bertanya-tanya kenapa tiba-tiba Da Hae mengatakan itu.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.04.21_[2013.04.21_20.49.45]
Do Kyung menatap Ha Ryu penuh tanda tanya, Sementara pandangan tajam mata Ha Ryu tak pernah lepas dari Da Hae.

Menteri Park menuju meja Presdir menayakan maksud yang dikatakan Da Hae tadi. Satu persatu tamu undangan pun meninggalkan aula. Ha Ryu pun demikian ia meninggalkan tempat duduknya.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.04.41_[2013.04.21_20.50.10]
Do Kyung permisi pada ayahnya akan keluar untuk melihat tamu yang pergi dan meminta maaf pada mereka. Presdir yang marah menyuruh Do Hoon untuk membawa Da Hae ke kantornya. Presdir dan Walikota Seok pun meninggalkan tempat acara.

Do Hoon menatap Da Hae yang masih berdiri di podium dengan tatapan penuh tanda tanya, apa sebenarnya yang terjadi.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.05.07_[2013.04.21_20.50.43]
Do Hoon membawa Da Hae ke ruangan Presdir. Setibanya disana Presdir menyuruh Do Hoon untuk menunggu di luar. Ia akan bicara empat mata dengan Da Hae. Do Hoon yang tahu kalau Da Hae akan dimarahi Presdir tak tega meninggalkannya. Ia juga ingin tahu penjelasan apa yang akan disampaikan Da Hae. Melihat Do Hoon tetap berdiri disana, Presdir kembali memerintahkan Do Hoon untuk keluar dari ruangannya. Do Hoon menuruti perkataan Presdir, ia menunggu di luar.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.05.35_[2013.04.21_20.51.27]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.05.31_[2013.04.21_20.51.18]
Presdir berdiri menatap tajam Da Hae. Da Hae menunduk minta maaf atas apa yang dikatakannya di aula tadi.

Plak... Presdir Baek menampar keras wajah Da Hae. “Dasar bodoh!” umpat Presdir.

“Presdir?” Da Hae memegang pipinya yang ditampar dan ingin membela diri.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.05.42_[2013.04.21_20.51.41]
Presdir melarang Da Hae bicara, “Kau bahkan tak punya hak untuk membela dirimu sendiri. Sampai semua tamu pergi jangan tunjukan wajahmu. Tetaplah disini!”

Presdir keluar dari ruangannya. Da Hae berdiri lemas berpegangan pada kursi sambil tetap memegangi pipinya yang masih terasa sakit akibat tamparan Presdir Baek Hak.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.06.21_[2013.04.21_20.52.36]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.06.15_[2013.04.21_20.52.24]
Melihat ayahnya keluar dari ruangan Do Hoon akan masuk ruangan menemui Da Hae. Tapi Presdir menyuruh Do Hoon menemui para tamu dan memperkenalkan diri Do Hoon sebagai penerus Baek Hak. Ia meminta Do Hoon ikut dengannya. Do Hoon pun terpaksa mengikuti ayahnya dan tak jadi masuk ke ruangan menemui Da Hae.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.06.30_[2013.04.21_20.52.56]
Da Hae yang juga kecewa atas apa yang diputuskannya menitikan air mata kemarahan. Tiba-tiba ia menyadari kalau MP3 rekaman suaranya masih berada di aula. Ia pun bergegas kesana.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.06.45_[2013.04.21_20.53.25]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.06.44_[2013.04.21_20.53.19]
Da Hae sampai di aula dan mencari MP3 itu di podium tempat ia berdiri. Tapi MP3 itu tak ada disana. Da Hae panik dan takut kalau-kalau ada seseorang yang menemukan bahkan mendengarkannya.

“Apa kau mencari ini?” tanya Ha Ryu tiba-tiba muncul menunjukan MP3 itu. Da Hae merebut MP3 itu dan menginjaknya hingga rusak. Ha Ryu diam saja karena baginya tak menyenangkan melihat Da Hae jatuh dengan mudah seperti ini.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.06.59_[2013.04.21_20.53.49]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.07.09_[2013.04.21_20.54.08]
Da Hae : “Dengan sesuatu seperti ini, apa kau benar-benar berfikir kalau aku sudah jatuh?”

Ha Ryu menilai ini lucu, “Kau yang terlihat sombong sekarang tapi matamu berkata sebaliknya.”

Da Hae merobek kertas yang bertuliskan ucapan yang ia bacakan ketika di podium tadi dan melemparkannya ke wajah Ha Ryu. Da Hae yang marah segera berlalu dari sana.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.07.36_[2013.04.21_20.54.50]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.07.49_[2013.04.21_20.55.10]
Tamu undangan tak mengerti bagaimana hal ini bisa terjadi. Do Kyung mewakili Baek Hak minta maaf pada mereka. Para tamu pun pergi tentu saja dengan kekecewaan.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.07.51_[2013.04.21_20.55.18]
Da Hae keluar dari aula dan berpapasan dengan Do Kyung. Do Kyung mengingatkan sebelum Presdir menemui Da Hae lagi, ia menyuruh Da Hae segera pulang ke rumah. Tanpa bicara apapun Da Hae pergi dari sana.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.08.12_[2013.04.21_20.56.13]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.08.09_[2013.04.21_20.56.04]
Do Kyung menemui Ha Ryu yang masih berada di dalam aula. Ia meminta penjelasan dari Ha Ryu bagaimana ini bisa terjadi. Ha Ryu berkata bukankah ia sudah mengatakannya pada Do Kyung bahwa ia akan membuat Da Hae turun dari posisi ketua yayasan.

Do Kyung ingin tahu apa yang Ha Ryu lakukan hingga membuat Da Hae mau turun dari posisi ketua dengan patuh seperti itu. Ha Ryu tak menjelaskannya ia hanya mengatakan kalau semuanya sudah berjalan sebagaimana mestinya. Bukankah hal itu juga yang Do Kyung inginkan. Ia mengatakan bahwa untuk mengembalikan semua ke posisi semula akan membutuhkan sedikit waktu. Do Kyung mengerti. Ia pun pergi dari aula.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.08.45_[2013.04.21_20.56.52]
Ha Ryu menerima telepon dari Sam Do. “Apa kau sudah mendapatkan Joo Yang Hoon seperti yang kuminta?” tanya Ha Ryu.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.09.03_[2013.04.21_20.57.29]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.09.02_[2013.04.21_20.57.22]
Ha Ryu ke kantor pengacara. Disana Sam Do bersama Yang Hoon. Yang Hoon terlihat kesal, “Apa sebenarnya yang kau bicarakan?” tanya Yang Hoon pada Ha Ryu yang baru datang. “Apa orang yang membunuh ayahku adalah Joo Da Hae?” Yang Hoon bertanya lagi.

Sam Do meminta Yang Hoon memikirkan apa yang akan ia sampaikan, “Bukankah dia sudah menerima hukuman untuk kasus ini. Kenapa kami ingin membicarakan masalah ini lagi denganmu.”
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.09.23_[2013.04.21_20.58.06]
Ha Ryu berkata kalau Joo Da Hae pada akhirnya akan membuat Yang Hoon-lah yang bertanggung jawab atas kasus pembunuhan. “Dengan bukti yang tidak cukup untuk membuat Da Hae terlibat, jelas sekali kalau dia akan bebas. Kalau kau terus berada di dekatnya kau akan berakhir dengan melakukan kejahatan yang lebih banyak lagi. serahkan saja dirimu!”

Yang Hoon tampak berfikir apa benar semua yang dikatakan Ha Ryu tadi.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.09.40_[2013.04.21_20.58.30]
Da Hae sampai di rumah. Bibi Ji Mi melihat wajah Da Hae yang muram. Ia yang sepertinya sudah mendengar apa yang terjadi ketika upacara pelantikan meminta Da Hae ikut dengannya.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.10.00_[2013.04.21_20.59.01]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.09.55_[2013.04.21_20.58.51]
Keduanya bicara di kamar bibi Ji Mi. Bibi Ji Mi mencibir, “Kupikir kau ini sebuah permata yang ditemukan di kotoran tapi ternyata aku salah. Kalau akhirnya akan begini, kau tak seharusnya begitu serakah.”

“Bibi?” Da Hae sudah kesal tak ingin Bibi Ji Mi menambah kekesalannya lagi.

“Apa aku melukai harga dirimu?” tanya Bibi Ji Mi karena ia sudah menyindir Da Hae.

“Tolong aku!” Da Hae menunduk meminta bantuan Bibi Ji Mi.

Bibi Ji Mi tak serta merta akan membantu seseorang kalau memang dia tak berguna baginya. Ia akan membantu jikalau memang Da Hae juga berguna untuknya, tapi kalau Da Hae seperti ini apa yang bisa ia harapkan dari Da Hae karena itu akan membuat dirinya juga ikut terkena masalah.

Terdengar suara Presdir Baek bertanya pada pelayan dimana Da Hae. Presdir Baek menyuruh pelayan untuk memanggilkan Da Hae agar datang ke kamarnya. Bibi Ji Mi pun menyuruh Da Hae untuk cepat menemui kakaknya.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.10.44_[2013.04.21_20.59.50]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.10.56_[2013.04.21_21.00.15]
Da Hae menemui Presdir yang tentu saja masih marah. Presdir mengatakan kalau ia akan pasti memberikan konsekuensi atas tindakan Da Hae hari ini. Da Hae menunduk minta maaf dan berkata kalau ia pantas mati karena sudah merusak semuanya.

Presdir yang masih penasaran berkata apa alasan Da Hae tiba-tiba memutuskan untuk turun dari posisi ketua.

“Aku diancam!” jawab Da Hae tanpa keraguan.

“Diancam? Siapa dan kenapa?” Presdir yang terkejut penasaran ingin tahu oleh siapa Da Hae diancam.

“Itu.... oleh adik anda...!” jawab Da Hae mengkambinghitamkan Bibi Ji Mi. (Huwaaaa Da Hae sepertinya kesal atas apa yang dikatakan Bibi Ji Mi di kamar tadi)
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.11.09_[2013.04.21_21.00.33]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.11.29_[2013.04.22_03.51.03]
Presdir terkejut adiknya terlibat dalam masalah ini. Ia tak menyangka kalau adiknya-lah yang mengancam Da Hae. Ia ingin tahu kenapa Ji Mi melakukan ini, apa alasannya. Da Hae bilang tak tahu karena ia hanya melakukan apa yang disuruh.

Presdir tak mengerti kenapa Da Hae menuruti ancaman Ji Mi. Apa adiknya ini tahu kelemahan Da Hae. Da Hae pun berkata kalau Bibi Ji Mi memberi tahu dirinya bahwa Do Kyung bukanlah Noona-nya Do Hoon melainkan ibunya Do Hoon.

Presdir kaget bukan main, ia tak menyangka kalau adiknya akan membongkar itu pada Da Hae, “Apa dia bilang seperti itu padamu?”

Wajah Da Hae tampak memelas, “Kalau aku tak turun dari posisi ketua Bibi bilang kalau dia akan memberi tahu hal ini pada Do Hoon. Tak ada yang bisa kulakukan. Kalau Do Hoon tahu hal ini maka pasti akan terjadi kekacauan besar. Aku harus menghentikannya tak peduli apapun.”
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.12.28_[2013.04.22_03.52.10]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.11.22_[2013.04.22_03.50.49]
Presdir mengerti keputusan Da Hae yang ternyata diancam oleh adiknya. Ia menahan marah dan menilai adiknya sudah gila. Da Hae berkata kalau ia tetap diam ia berfikir kalau hal ini pasti akan membawa kedamaian pada keluarga. Ia juga mengatakan kalau ada hal lain yang belum ia beritahukan pada Presdir.

Presdir yang sudah marah semakin marah, “Ada lagi?” Ia pun meminta Da Hae untuk mengatakannya. Da Hae pun mengatakan kalau yang menaruh racun di air minum Presdir waktu itu juga Bibi Ji Mi.

Presdir yang tambah terkejut meminta Da Hae jangan memfitnah JI Mi yang bukan-bukan. Ia pun memperingatkan kalau apa yang dikatakan Da Hae itu hanya bohong belaka, apa Da Hae tahu apa yang akan terjadi pada Da Hae nanti. Dengan tatapan tanpa keraguan Da Hae berkata kalau tak ada alasan baginya untuk berbohong pada ayah mertuanya.

Presdir : “Kalau ini bukan kebohongan, apa ada bukti?”
Da Hae : “Ada saksi.”

Presdir pun menyuruh Da Hae agar jangan mengatakan apapun dan meminta agar Da Hae tetap menutup mulut. Da Hae mengerti.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.13.21_[2013.04.22_03.53.21]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.13.15_[2013.04.22_03.53.02]
Da Hae ke kamarnya disana sudah ada Do Hoon yang menunggunya. Do Hoon langsung bertanya pada Da Hae apa yang sebenarnya terjadi ketika acara pelantikan tadi. Da Hae berkata kalau ia punya alasan mengambil keputusan tersebut. Ia sudah memberi tahu Presdir alasannya dan beliau mengerti tentang hal itu.

Do Hoon tentu saja ingin tahu alasan apa yang Da Hae sampaikan pada ayahnya. Da Hae bilang kalau Do Hoon tak perlu tahu itu.

Do Hoon tentu saja kaget, “Aku ini suamimu. Bagaimana bisa kau mengatakan itu?”
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.13.57_[2013.04.22_03.54.11]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.13.44_[2013.04.22_03.53.52]
Do Hoon jelas kecewa, “Ketika kita bicara di telepon sebelum acara pelantikan kau bilang kau berada di apotik. Tapi menurut pegawai, kau terburu-buru keluar dari mobil orang lain.”

Da Hae berusaha tersenyum mengatakan kalau hal itu bukan sesuatu yang harus Do Hoon khawatirkan. “Dalam perjalanan kembali dari apotik kepalaku pusing jadi aku menumpang mobil orang lain.”

(wow lihat Da Hae terus berbohong. Hmm kalau kita sudah berbohong kita pasti akan terus berbohong untuk menutupi kebohongan lainnya)

Do Hoon menatap istrinya dengan tatapan curiga, “Kau sepertinya banyak merahasiakan sesuatu dariku akhir-akhir ini.”

“Aku?” Da Hae berusaha mengelak mengatakan kalau apa yang Do Hoon tuduhkan itu tak benar. Ia kemudian mengeluh mengatakan kalau pekerjaannya sangat berat dan ia kelelahan.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.14.14_[2013.04.22_03.54.35]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.14.18_[2013.04.22_03.54.44]
Da Hae mendekat menyandarkan kepalanya ke Do Hoon. Ia ingin Do Hoon menghiburnya. Do Hoon yang jelas kecewa karena Da Hae berbohong keluar dari kamar.

Da Hae menerima telepon dari kakak tirinya. Ia terkejut mendengar Yang Hoon mengatakan sesuatu. Ia bertanya dimana Yang Hoon.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.15.38_[2013.04.22_03.56.31]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.15.52_[2013.04.22_03.56.57]
Bibi Hong dan Taek Bae sampai di kantor pengacara membawa makanan untuk Ha Ryu dan Sam Do. Sam Do tentu saja senang, “Wah itu pasti berat, kenapa kau tak memanggil kami keluar untuk membawanya?”

Bibi Hong bilang kalau makanan yang dibawanya ga berat kok. Sam Do senang karena Bibi Hong membungkuskan makanan begitu banyak. “Ini seperti Ahn Shim ‘Taek Bae’.” (layanan cepat)

Taek Bae berkata kalau sebenarnya makanan ini bukan untuk Sam Do melainkan untuk Ha Ryu. Karena hari ini Ha Ryu telah melemparkan pukulan yang bagus pada Joo Da Hae. Jadi mereka harus merayakannya. 
 
Sam Do kesal, “Hei kau. Kau ini membawakan makanan dari restouran yang aku sendiri bos-nya dan kau ini hanya orang yang membual?”
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.16.08_[2013.04.22_03.57.21]
Taek Bae melihat Ha Ryu diam saja. Ia heran kenapa Ha Ryu tampak murung. “Kalau Joo Da Hae menangis kau seharusnya tersenyum.”

Ha Ryu tahu itu, ia merasa kalau dirinya mungkin kelelahan. Bibi Hong mengerti kalau Ha Ryu pasti kelelahan, “Apa kau pernah tidur nyenyak beberapa tahun terakhir ini?” Bibi Hong menyuruh Ha Ryu pulang ke rumah lebih awal agar bisa beristirahat.

Ponsel Ha Ryu berdering dari Yang Hoon. Ha Ryu menjawabnya dan bertanya apa Yang Hoon sudah memikirkan untuk menyerahkan diri.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.16.36_[2013.04.22_03.58.04]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.16.44_[2013.04.22_03.58.18]
Yang Hoon berada di mobil bersama anak buahnya. Ia mengenakan sarung tangan sambil berbicara dengan Ha Ryu di telepon. Ia mengatakan kalau dirinya akan menyerahkan diri setelah membunuh Joo Da Hae dan sekarang ia tengah dalam perjalanan untuk membunuh Da Hae.

Ha Ryu tentu saja kaget, “Kau tak boleh melakukannya. Kau dimana?” Yang Hoon mematikan telepon. Taek Bae ingin tahu apa yang terjadi. Ha Ryu tak ada waktu untuk menjelaskannya ia harus segera pergi sekarang.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.17.20_[2013.04.22_03.59.15]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.17.14_[2013.04.22_03.59.03]
Ha Ryu berada di wow... dimana ya... Semua benda-benda disekitar Ha Ryu itu tumpukan rongsokan barang bekas. Ia berteriak memanggil Yang Hoon.

Di belakang Ha Ryu, Yang Hoon muncul bersama dua anak buahnya. Ha Ryu pun sadar kalau ini hanya sebuah jebakan dari Yang Hoon. Yang Hoon menyuruh anak buahnya menangkap Ha Ryu.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.17.30_[2013.04.22_04.01.38]
Terjadi perkelahian antara Ha Ryu dan dua anak buah Yang Hoon. Ha Ryu memakai tongkat kayu sebagai senjata untuk melawan tapi sia-sia saja karena ia hanya sendirian. Yang Hoon mengambil tongkat kayu itu.

Dengan keras Yang Hoon memukulkan tongkat itu ke He Ryu. Ha Ryu tak bisa berkutik. Dua orang anak buah Yang Hoon memeganginya. Ha Ryu berkata kalau Yang Hoon pasti akan menyesal sudah melakukan ini.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.17.59_[2013.04.22_04.02.36]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.17.54_[2013.04.22_04.02.25]
“Kau yang seharusnya menyesal sekarang. Berhentilah mengacau. Menyerahakan diri?” Yang Hoon tertawa, “Apa kau punya bukti? Kenapa aku harus menyerahkan diri? Untuk membuatku menyerahkan diri apa kau harus berbohong bahwa Da Hae yang membunuh ayahku?”

Ha Ryu : “Sampai kapan kau akan menjadi bonekanya Joo Da Hae?”

“Tutup mulutmu!” Yang Hoon tak ingin Ha Ryu banyak bicara. Ia pun menghantam perut Ha Ryu dengan kepalannya. “Kalau kau tak ingin berakhir seperti saudara kembarmu lebih baik kau berhenti menyebabkan masalah. Aku serius!”
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.18.47_[2013.04.22_04.03.36]
Yang Hoon mengajak pergi dua anak buahnya. Ketikanya meninggalkan Ha Ryu yang terluka. Ha Ryu menatap Yang Hoon yang berjalan menjauh, ia tertawa marah. “Joo Da Hae!” gumam Ha Ryu marah.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.19.13_[2013.04.22_04.04.10]
Presdir menonton berita di Televisi tapi ia tak menontonnya malah memejamkan mata sambil duduk. Bibi Ji Mi yang datang heran melihatnya, kenapa kakaknya tidur seperti ini di ruanga keluarga. Ia pun mematikan TV-nya.

“Ji Mi...!” panggil Presdir mengagetkan Bibi Ji Mi yang tengah mematikan TV. Bibi Ji Mi yang terperanjat heran jadi kakaknya ini tak tidur. Presdir meminta adiknya untuk datang ke kantornya besok.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.19.19_[2013.04.22_04.04.27]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.19.17_[2013.04.22_04.04.19]
Bibi heran kenapa ia harus ke kantor kakaknya. Presdir berkata kalau ia akan mengajak Ji Mi makan siang dengannya. Bibi Ji Mi makin heran, “Apa kau mau makan siang berdua saja denganku?” Presdir membenarkan.

Bibi Ji Mi yang masih heran bertanya ada apa dengan kakaknya kenapa tiba-tiba mengajaknya makan siang bersama. Apa itu karena anak-anak kakaknya selalu memberi masalah jadi kakaknya pikir kalau ia satu-satunya tempat bergantung.

Presdir diam menatap tajam adiknya. Bibi Ji Mi makin penasaran apa alasannya. Presdir tak bicara apapun ia bangkit dari tempat duduk menuju kamarnya.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.19.49_[2013.04.22_04.05.03]
Do Hoon yang galau berada di kantornya. Ia benar-benar tak mengerti apa yang terjadi. Ia pun teringat kejadian dimana Da Hae terkurung di gudang. Saat itu Da Hae mengatakan padanya kalau dia tak tahu siapa yang menculik Da Hae.

Do Hoon juga heran dengan mobil Pengacara Cha karena ban mobilnya kotor sama seperti ban mobilnya. Ia juga bertanya-tanya apa isi rekaman MP3 yang diberikan pada Da Hae di acara pelantikan ketua yayasan. Do Hoon melihat ponselnya ada yang menelepon, Da Hae. Tapi Do Hoon tak menjawabnya.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.21.00_[2013.04.22_04.06.36]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.21.08_[2013.04.22_04.06.50]
Ha Ryu yang wajahnya terluka akibat dipukuli Yang Hoon cs menghubungi Da Hae. Mendengar suara Ha Ryu menelepon, Da Hae menilai kalau kakak tirinya sepertinya tak mengatasi Ha Ryu dengan baik. Ha Ryu berkata kalau ia berada di sekitar kediaman Da Hae. Ia ingin Da Hae keluar menemuinya atau kalau tidak ia yang akan ke rumah Da Hae.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.21.31_[2013.04.22_04.07.19]
Da Hae pun menemui Ha Ryu. Ha Ryu bertanya, “Bagaimana, apa kau suka melihatku seperti ini?” Dengan tenang Da Hae berkata kalau ia berfikir ini akan membuatnya sangat senang tapi ia menilai kalau hal ini belum cukup.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.22.01_[2013.04.22_04.09.58]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.21.49_[2013.04.22_04.09.35]
Ha Ryu : “Kali ini, haruskah aku benar-benar mati?”
Da Hae : “Tak sekalipun, pada siapapun, aku meminta untuk membunuhmu.”

Ha Ryu tak mengerti apa yang terjadi di upacara pelantikan itu belum cukup untuk Da Hae. “Seharusnya kau berhenti saat aku memberimu banyak peringatan.” Da Hae mencibir bukankah ucapan itu seharusnya ia yang mengatakannya.

Ha Ryu : “Apa kau mengatakan kalau kau tak akan berhenti?”
Da Hae : “Apa kau akan membicarakan itu lagi? Apa kau tak bosan? Kalau kau berhenti ketika aku menyuruhmu berhenti, hal ini tak akan terjadi padamu.”
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.22.23_[2013.04.22_04.10.34]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.22.18_[2013.04.22_04.10.23]
Da Hae berdiri menyentuh luka di wajah Ha Ryu, “Lihatlah kau ini. Ini peringatan terakhirku. Kau tak bisa mengalahkanku. Lupakan tentang aku dan jalani kehidupanmu!”

Da Hae pergi meninggalkan Ha Ryu. Ha Ryu tersenyum sinis menatap kepergian Da Hae.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.23.04_[2013.04.22_04.11.29]
Ha Ryu sampai di rumah. Ia melihat di meja ada sesuatu yang tertutupi koran dan di atasnya ada pesan yang sepertinya ditulis ayahnya. Ha Ryu membukanya, hmm makanan yang disiapkan oleh ayahnya.

“Aku mendapatkan makanan ini ketika aku keluar tadi. Hangatkan dan makanlah!”

Ha Ryu tersenyum senang atas perhatian ayahnya. Tapi senyumnya itu malah membuat rahangnya yang terluka jadi sakit hahaha.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.23.55_[2013.04.22_04.12.42]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.23.46_[2013.04.22_04.12.28]
Ha Ryu membuka pintu kamar ayahnya. Ia melihat kalau ayahnya sudah tidur. Mendengar suara pintu ayah Cha terbangun, “Jae Woong apa itu kau?”

Ha Ryu membenarkan. Dengan mata terpejam ayah berkata kalau ia mendapatkan beberapa kue dadar China (Kue kesukaannya Jae Woong). Ia harap putranya memakan itu sebelum tidur. “Haruskah aku menghangatkan makanan itu untukmu?”

Ha Ryu bilang tak usah. Ayah Cha pun kembali tidur. Perlahan Ha Ryu menutup pintu kamar ayahnya dan masuk ke kamarnya sendiri.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.24.24_[2013.04.22_04.13.27]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.24.19_[2013.04.22_04.13.12]
Di kamar Ha Ryu duduk bersandar pada lemari menatap foto Jae Woong dan Eun Byul. Dalam hati Ha Ryu berkata, “Aku tak apa-apa. Jangan khawatir. Ini akan segera berakhir. Karena Joo Da Hae benar-benar sudah berjalan menuju neraka.”
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.24.47_[2013.04.22_04.14.07]
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.24.43_[2013.04.22_04.13.57] 
Keesokan harinya di Baek Hak. Do Hoon berada di kantornya. Semalam ia tak pulang ke rumah (wohoho Do Hoon nginep di kantor)

Da Hae masuk ke ruangan Do Hoon. Do Hoon berkata kalau istrinya datang ke kantor pagi sekali. Da Hae bertanya apa semalam Do Hoon menginap di kantor, bukankah seharusnya Do Hoon ke apartemen kantor untuk tidur kalau misal tak pulang ke rumah. Do Hoon dengan sikap dingin berkata kalau ia baik-baik saja menginap di kantor.

Da Hae membawakan beberapa pakaian ganti untuk Do Hoon. Do Hoon berkata kalau ia punya pakaian ganti di kantor. Jadi Da Hae tak perlu repot-repot membawakan pakaian ganti untuknya. Da Hae berusaha tersenyum dan kembali bertanya apa Do Hoon juga tak pulang ke rumah malam ini. Masih dengan sikap dingin Do Hoon menjawab kalau itu tergantung nanti malam, kita lihat saja nanti malam.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.25.14_[2013.04.22_04.14.54]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.25.18_[2013.04.22_04.15.05]
Da Hae berusaha menyenangkan hati suaminya dengan berkata kalau pagi ini ia belum sarapan dan mengajak Do Hoon keluar untuk sarapan. Tapi Do Hoon tak mau dan beralasan kalau dirinya tak lapar. 
 
Beberapa Penolakan Do Hoon tentu saja membuat Da Hae kecewa. Ia mengatakan kalau pagi ini ia akan menjelaskan pada Presdir Baek alasan kenapa dirinyaa mengundurkan diri. Ia harap Do Hoon juga akan mengerti dan tentu saja ini akan menjernihkan kekacauan. Ia akan memberi tahu semuanya pada Do Hoon nanti setelah makan siang. Do Hoon berkata kalau ia tak bisa pergi dengan Da Hae karena ada rapat. Ia pun keluar meninggalakan Da Hae sendirian.

Da Hae menahan kesal karena semua usahanya mendapat penolakan dari Do Hoon.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.26.15_[2013.04.22_04.16.19]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.26.07_[2013.04.22_04.16.04]
Do Hoon menemui Manajer penanggung jawab acara pelantikan kemarin. Ia menanyatakan MP3 yang manajer berikan pada Da Hae sebelum naik panggung. Ia ingin tahu siapa yang memberikan MP3 itu pada manajer.

Manajer mengatakan kalau pengacara Cha Jae Woong memintanya untuk memberikan itu pada ketua Joo Da Hae. Do Hoon kaget jadi MP3 itu dari pengacara Cha, kecurigaannya pun semakin besar. Ia bertanya lagi apa yang dikatakan pengacara Cha pada Manajer. Manajer berkata bahwa sebelum Joo Da Hae berpidato Pengacara Cha secara khusus memintanya untuk memebrikan Mp3 itu pada Joo Da Hae.

Do Hoon berterima kasih atas penjelasan Manajer. Manajer pun mohon diri.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.26.41_[2013.04.22_04.16.50]
Hayaaaa kecurigaan Do Hoon terhadap hubungan Da Hae dan Pengacara Cha semakin menjadi nih. Ia menahan marah dan mengepalkan tangannya.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.27.00_[2013.04.22_04.17.15]
Da Hae di ruangannya berusaha berfikir kenapa sikap Do Hoon tiba-tiba dingin padanya. Tepat saat itu seseorang datang ke ruangan Da Hae. Mi Young. Mantan pelayan di rumah keluarga Baek.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.27.06_[2013.04.22_04.17.32]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.27.03_[2013.04.22_04.17.23]
Mi Young ingin tahu untuk apa Presdir Baek mencarinya. Bukankah waktu itu Da Hae sudah biilang kalau urusan yang dulu sudah selesai. Da Hae ingin Mi Young menceritakan kejadian yang sebenarnya pada Presdir. Ia berjanji akan memberikan kompensasi jika Mi Young bicara jujur di depan Presdir nanti. Mi Young mengerti. 
 
Da Ha : “Di dapur malam itu, kau melihat adik Presdir menuangkan anti beku ke dalam gelas Presdir. Kau bisa mengatakan itu pada Presdir.”

Mi Young mengangguk mengerti. Da Hae pun mengajak Mi Young ke ruangan Presdir Baek.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.27.29_[2013.04.22_04.18.21]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.27.49_[2013.04.22_04.18.48]
Keduanya sampai di ruangan Presdir. Mi Young menyapa Presdir ramah. Presdir tahu kalau Mi Young sudah bekerja lama di dapur rumahnya. Ia pun bertanya apa yang menaruh racun di minumannya itu benar Bibinya anak-anak.

“Apa?” Mi Young terkejut.

Da Hae juga sama terkejut melihat keterkejutan Mi Young. Ia meminta Mi Young mengatakan apa yang sebenarnya terjadi di dapur.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.28.14_[2013.04.22_04.19.24]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.28.16_[2013.04.22_04.19.31]
Presdir : “Dalam gelas airku, kau melihat siapa yang menuangkan racun itu, kan? Siapa dia?”
Mi Young : “Presdir, aku tak tahu apa yang anda bicarakan. Aku tak pernah melihat hal yang seperti itu.”
Presdir : “Apa kau tak melihat apapun?”

Da Hae jadi bingung dengan penjelasan Mi Young. Presdir menatap marah Da Hae, “Apa sebenarnya yang terjadi?”
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.28.48_[2013.04.22_04.20.23]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.28.27_[2013.04.22_04.19.55]
Da Hae meminta Mi Young untuk mengatakan yang sebenarnya pada Presdir atas apa yang telah dilakukan Bibi Ji Mi di dapur. Mi Young heran kenapa Da Hae terus memintanya untuk berbohong. Ia tak bisa melakukan hal itu.

Mi Young pun mengembalikan kalung yang ia terima (wohoho bukan dari Da Hae lho itu) Ia mengatakan kalau dirinya tak butuh benda seperti itu (ga mau disuap) Da Hae tercengang tak mengerti ia tak pernah memberikan itu pada Mi Young.

Presdir semakin bingung dan meminta penjelasan keduanya. Ia kembali bertanya pada Mi Young benarkah tak melihat apapun di dapur. Mi Young dengan tegas membenarkan ia tak melihat apapun. Presdir pun berterima kasih dan mempersilakan Mi Young pergi. Mi Young pun keluar dari ruangan Presdir.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.29.11_[2013.04.22_04.21.33]
Setelah mendengar penjelasan Mi Young, Presdir geram pada Da Hae karena berani berbohong padanya. Da Hae meyakinkan kalau apa yang dikatakan Mi Young tadi tak benar, Mi Young sudah berbohong. Ia sangat yakin pasti ada yang tidak beres.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.29.46_[2013.04.22_04.22.17]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.29.47_[2013.04.22_04.22.25]
Mi Young menemui seseorang di kafe, siapa? Bibi Ji Mi. Bibi bertanya apa Mi Young bertemu dengan Presdir. Mi Young membenarkan dan ia sudah memberi tahu Presdir persis seperti yang Bibi Ji Mi minta. 
 
Bibi Ji Mi senang karena Mi Young menghubungi dirinya lebih dulu. Ia ingin tahu bagaimana wajah Joo Da Hae ketika di ruangan Presdir tadi. Ia bisa membayangkannya tapi sayang ia tak bisa melihat langsung wajah kagetnya Da Hae.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.30.11_[2013.04.22_04.22.54]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.30.34_[2013.04.22_04.23.28]
Bibi Ji Mi memuji kalau Mi Young sudah bekerja dengan bagus. Ia memberikan dua kotak perhiasan pada Mi Young. Mi Young membukanya hmmm dua set perhiasan. Komplit bo. Kalung, anting dll. Mi Young tersenyum senang menerimanya.

Bibi Ji Mi berpesan, mulai sekarang Mi Young jangan lagi terlibat masalah yang seperti ini. Mi Young harus memutuskan hubungan. Mi Young mengerti karena ia juga memikirkan hal yang sama. Mi Young permisi pergi.

Bibi Ji Mi tersenyum sinis dengan penghianatan Da Hae padanya, “Joo Da Hae apa kau pikir semuanya begitu mudah?”
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.30.44_[2013.04.22_04.23.47]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.31.10_[2013.04.22_04.24.18]
Presdir Baek murka karena Da Hae sudah berbohong padanya. Ia menghantamkan gelas yang dipegangnya ke meja hingga pecah. Da Hae yang terkejut berlutut minta maaf.

Presdir tak menyangka bagaimana mungkin Da Hae tega memfitnah orang seperti itu, “Sudah berapa lama kau bekerja di Baek Hak?” Da Hae menunduk minta maaf.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.31.36_[2013.04.22_04.25.05]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.31.45_[2013.04.22_04.25.24]
Presdir menyadari sejak awal seharusnya ia tak pernah menerima orang seperti Da Hae bekerja di perusahaannya. Karena orang-orang seperti Da Hae hanya memiliki mental yang buruk. “Ketika semuanya berjalan dengan baik sedikit saja kau menjadi serakah dan kau datang dengan tipu daya yang segera akan terungkap.”

Presdir pun akan bertanya lagi untuk yang terakhir kalinya. “Apa alasanmu mundur dari posisi ketua yayasan?”

Da Hae terbata-bata ia tak bisa menjelaskannya.
Presdir meninggikan suaranya, “Kenapa kau tak bisa mengatakannya?”
Da Hae menunduk.

Presdir terus bertanya, “Bagaimana kau bisa tahu tentang Do Hoon? Apa kau juga tak bisa menjawabnya?” Bentak Presdir. “Alasan kenapa kau tak bisa memberitahuku aku akan mencari tahu, tak peduli apapun. Bagi kami kau sudah mati.”
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.31.58_[2013.04.22_04.27.20]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.32.24_[2013.04.22_04.27.56]
Da Hae jelas tak bisa menerimanya ia tak mau itu terjadi. Presdir membentak mengusir Da Hae keluar. Da Hae memohon ayah mertuanya ini memberikan kesempatan padanya satu kali lagi.

Presdir tak mau memberikan kesempatan itu. Da Hae menitikan air mata kebingungan tak tahu harus menjelaskannya bagaimana. Presdir menghubungi petugas keamanan untuk mengusir Da Hae keluar dari ruangannya.

Da Hae pun diseret keluar dari ruangan Presdir. Ia tentu saja menahan marah.
Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.32.50_[2013.04.22_04.28.33]Yawang Ep 16 Kor.mp4_snapshot_00.32.59_[2013.04.22_04.29.00]
Da Hae berada di kantornya. Ia duduk cemas. Tiba-tiba ia merasakan sesuatu di kepalanya. Siraman air. Bibi Ji Mi menyiramkan air vas bunga ke kepala Da Hae.

4 comments:

  1. d tunggu kelanjutan nya mbak anis ...

    ReplyDelete
  2. bibi jimi salah alamat balas dendamnya,blum tau saja dia kalo pembunuh suaminya yg sebenarnya bukan kakaknya hehe

    Yup banyak yg tetap menanti kelanjutan sinopsisnya mbak anis.....

    _Sari_

    ReplyDelete
  3. makasih mb anis. semangat ya bikin sinopnya. q sabar menanti :)

    ReplyDelete
  4. mb anis ceritanya bagus tpi sayang yg terakhir q nggak bisa nonton...
    kpn episode terakhirnya...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah menjadi reader blog ini...
Jika ingin men-share link silakan...
Tidak perlu bertanya kapan episode selanjutnya, kalau memang sudah selesai pasti akan langsung diupdate...
DAN MOHON UNTUK TIDAK MENG-COPYPASTE SINOPSIS DARI BLOG INI...