Saturday, 5 July 2014

Sinopsis Triangle Episode 18 Part 1

Jung Hee diculik oleh orang-orang tak dikenal. Yang Ha yang melihat kejadian itu tak bisa menyelamatkan Jung Hee yang dibawa kabur menggunakan mobil.

Young Dal di ruangan kantornya mengingat ucapan Man Bong tentang Han Myung Jae. Bahwa berdasarkan sifat Myung Jae, dia akan mengincar orang terdekat Young Dal dulu. Man Bong menilai kalau orang terdekat Young Dal saat ini bukankah Detektif Jang Dong Soo.
Jerry tergesa-gesa masuk ke ruangan Young Dal melaporkan hilangnya Jang Soo di Macau. Sejak semalam Jang Soo tak bisa dihubungi. Ia khawatir, pasti sudah terjadi sesuatu pada Jang Soo. Young Dal juga ikut cemas.
Yang Ha di ruang pemasaran sendirian mengira-ngira siapa yang melakukan penculikan terhadap Jung Hee.
Manajer Bae masuk melapor padanya tentang mobil penculik yang tak bisa dilacak. Ia bertanya haruskah melapor pada polisi. Yang Ha bilang jangan, ia jelas khawatir terhadap Jung Hee.
Yang Ha menghubungi Go Bok Tae, ia menuduh apa Go Bok Tae menculik seseorang yang dekat dengan Heo Young Dal. Go Bok Tae tak mengerti apa maksud perkataan Yang Ha. Yang Ha meminta Go Bok Tae melepaskan orang yang diculik itu jika memang benar apa yang ia tuduhkan, karena orang yang diculik adalah orang yang penting baginya. Go Bok Tae masih tak mengerti, kenapa ia menculik seseorang. Ia pun menutup teleponnya.
Go Bok Tae mengingat ucapan Hyun Pil Sang padanya. Hyun Pil Sang menyampaikan padanya bahwa sekarang Yang Ha sudah diturunkan posisinya. Ia melihat penurunan jabatan Yang Ha ini tidaklah biasa, tebakannya mungkin Presdir Yoon tidak mau Yang Ha menjadi pewaris. Go Bok Tae mendengar kalau adopsi itu bisa dicabut kapan saja. Ia menilai Presdir Yoon Tae Joon sungguh kejam. Hyun Pil Sang berkata itu artinya ini adalah kesempatan bagi dirinya dan bagi Go Bok Tae.
Mengingat hal itu Go Bok Tae terlihat menyeringai puas.
Sekretaris Gong masuk ke ruangan Go Bok Tae bertanya apa bos-nya ini memanggilnya. Go Bok Tae berkata sepertinya Han Myung Jae sedang menculik seseorang, apa sekretarisnya ini mendengar sesuatu. Sekretaris Gong menjawab belum.

Go Bok Tae meminta sekretarisnya untuk mencari tahu siapa orang yang Myung Jae culik itu. Menurut sekretaris Gong, lebih baik Go Bok Tae tak usah tahu. Tapi Go Bok Tae khawatir Myung Jae akan bertindak berlebihan. Sekretaris mengatakan kalau Myung Jae memiliki cara tersendiri untuk mengatasinya. Ia harap boss-nya mempercayakan hal ini pada Myung Jae.
Jung Hee disekap disebuah ruangan dengan keadaan kaki dan tangan terikat. Ia ketakutan berada di ruangan asing itu sendirian. Ia berteriak minta tolong tapi tak ada orang yang datang.
Di sebuah ruangan, anak buah Han Myung Jae melapor kalau mereka berhasil menculik Jung Hee. “Bukankah anda seharusnya menelepon Heo Young Dal?”

Myung Jae menjawab tidak, biarkan saja dulu. “Dia harus masuk jebakanku, jebakan yang membuatnya gila. Maka semuanya akan semakin mudah.”

Yang Ha berpikir keras apa benar Go Bok Tae bukan pelakunya.
Di ruangan Young Dal, mereka (Young Dal, Jerry dan Jun Ho) cemas memikirkan nasib Jang Soo yang menghilang di Macau.
Tiba-tiba Jerry menerima telepon dari Jang Soo. Ia yang cemas bertanya apa Jang Soo baik-baik saja. Terdengar suara Jang Soo yang menanyakan apa Young Dal ada. Young Dal pun bicara dengan Jang Soo.
Young Dal yang khawatir ingin tahu apa yang terjadi, kenapa Yoon Yang Ha yang membawa Presdir Perusahaan Myung Un Sung. Jang Soo mengatakan kalau Yang Ha mendapatkan Presdir itu lebih dulu darinya melalui Perusahaan Han Chang Grup (perusahaan Presdir Sung, ayahnya cewek yang dijodohkan sama Yang Ha)

Young Dal menanyakan apa Jang Soo baik-baik saja. Jang Soo mengatakan kalau dirinya diculik genk di Macau dan baru saja dibebaskan. Ia minta maaf karena sudah mengacaukan semuanya. Young Dal bilang jangan khawatirkan itu, sekarang yang terpenting adalah Jang Soo kembali dengan selamat.
Young Dal bertanya pada Jun Ho tentang Han Chang Grup dan Myung Un Sung grup, apa kedua perusahaan itu memiliki koneksi. Jun Ho menjawab tentu saja, pelanggan China di Kasino Lucky semuanya dari Myung Un Sung Grup.

Young Dal bisa menebak ulah siapa ini, “Kita ditusuk dari belakang oleh Yoon Yang Ha.”

Jerry kesal sekali mendengarnya, bagaimana bisa Yang Ha melakukan ini.
Orang yang dimaksud pun masuk ke ruangan Young Dal. Melihat kedatangan Yang Ha, Young Dal pun marah. Ia mencengkeram baju Yang Ha, “apa kau mau bermain kotor? Jika Yang Jang Soo tak kembali dengan selamat, aku akan membunuhmu.”
Yang Ha menyingkirkan tangan Young Dal, “Kau seharusnya mengkhawatirkan Jung Hee, bukan Yang Jang Soo. Dia diculik.”

Young Dal terkejut, “siapa yang menculik Jung Hee?”

“Kenapa kau tanya padaku?” Yang Ha berkata bukankah sudah jelas kalau ini terjadi karena Young Dal.

Young Dal mengingat perkataan Man Bong bahwa Myung Jae pasti akan mengincar orang terdekatnya. Ia tak menyangka kalau Jung Hee yang akan menjadi sasaran Myung Jae.
Yang Ha menilai kalau Young Dal ini benar-benar sampah yang tak berguna, maka dari itu Jung Hee diculik. Ia meminta Young Dal menemukan Jung Hee.
Belum juga Jang Soo kembali dari Macau, masalah kembali muncul. Young Dal jelas saja tambah cemas. Jerry yang juga cemas bertanya apa Young Dal bisa menebak siapa yang melakukan ini. Young Dal mencoba menghubungi ponsel Jung Hee, tapi tak aktif. Young Dal semakin cemas.
Di rumah, Nenek terus menggerutu karena udara yang panas. Byung Soo yang sedang bermain game di ponsel pun menyalakan alat pendingin ruangan. Ia mengatakan kalau ini pemberian Young Dal. Nenek menyahut kalau ia bisa hidup mewah berkat Young Dal. Ia merasa kalau Young Dal pasti mendapatkan pekerjaan yang bagus.

Terdengar seseorang memanggil nama Jung Hee dari luar rumah. Ternyata itu Jerry.
Nenek heran kenapa Jerry datang. Jerry yang sudah tahu Jung Hee diculik berpura-pura kalau ia ingin bicara dengan Jung Hee. Nenek mengatakan Jung Hee belum pulang dan menyuruh Byung Soo untuk menghubungi Jung Hee.

Jerry bilang tak usah menelepon karena kedatangannya ke rumah juga karena Jung Hee tak menjawab teleponnya. Ia kemudian pura-pura berinisiataif mencoba menghubungi kasino untuk bertanya.

Jerry berdiri menjauh pura-pura menelepon ke kasino. “Apa? Jung Hee masih bekerja ya.” Ucapnya pura-pura.

Jerry kemudian memberi tahu Nenek kalau Jung Hee masih di kasino dan ada perputaran jadwal kerja. (Ya ya ya, maksud Jerry melakukan ini supaya Nenek tidak khawatir menunggu Jung Hee. Ini pasti ide-nya Young Dal deh)
Young Dal memberi tahu Dong Soo perihal Jung Hee yang diculik oleh Han Myung Jae. Dong Soo yang terkejut meminta Young Dal mendengarkan apa perkataannya. Ia tahu kalau ini pasti berat bagi Young Dal tapi ia harap Young Dal jangan bersikap keterlaluan karena tujuan Myung Jae memang ingin memancing emosi Young Dal. Kalau Young Dal terpancing maka akan semakin sulit menyelamatkan Jung Hee dan itu berarti Young Dal masuk ke dalam jebakannya Myung Jae. Young Dal mengerti. Dong Soo berkata kalau ia akan mencari tahu apa yang terjadi dan meminta Young Dal menunggu.
Shin Hye yang saat itu bersama Dong Soo bertanya apa yang terjadi, siapa yang diculik. Dong Soo mengatakan kalau adiknya menyukai gadis yang bernama Oh Jung Hee dan sekarang gadis itu diculik oleh Han Myung Jae.

Dong Soo menghubungi Detektif Tak, ia minta tolong untuk mencarikan informasi dimana keberadaan Han Myung Jae.
Detektif Tak menugaskan bawahannya untuk melacak keberadaan Han Myung Jae. Kang Jin heran bukankah Han Myung Jae itu Bos Genk di Busan, kenapa mencari Myung Jae. Detektif Tak mengatakan kalau Han Myung Jae kembali bekerja untuk Go Bok Tae.
Young Dal menemui Ny Min mengatakan kalau orang terdekatnya (Jung Hee) diculik. Man Bong tanya siapa yang diculik itu. Ny Min menjawab kalau wanita itu pacar-nya Young Dal.
Man Bong : “Pacar? Kau lihat kan? Apa aku bilang? Dia mengicar orang terdekatmu.”
Young Dal tanya apa Ny Min bisa menebak kemungkinan Jung Hee dibawa kemana. Ny Min berkata kalau pun ia tahu, jika kita tak berhati-hati dalam bertindak maka Oh Jung Hee akan semakin dalam bahaya. Young Dal tak takut berhadapan dengan Myung Jae, ia akan langsung menghadapinya. Ia bahkan akan memberikan apa saja yang Myung Jae inginkan.

Man Bong berkata kalau Young Dal belum memahami masalah ini. “Semakin kau memperlihatkan kelemahanmu, dia akan semakin kuat.”
Young Dal kalut, “Lalu bagaimana? Apa aku harus menunggu diam saja?”

Ny Min mengerti bagaimana perasaan Young Dal saat ini, tapi ia harap Young Dal tenang dan memikirkan hal ini baik-baik. Young Dal bingung sekali, ia yang cemas meninggalkan kantor Ny Min.

Ny Min juga marah atas apa yang Myung Jae lakukan, haruskah ia dan Man Bong berhenti mencari kelemahan Myung Jae dan langsung menghancurkan dia saja. Man Bong bilang jangan ceroboh begitu. Ia memberi kode agar mereka pelan-pelan dan sabar menghadapi Myung Jae.
Young Dal mengingat ucapan Jung Hee di rumah, bahwa Jung Hee akan menerima dan melupakan jika Young Dal menolak dirinya kalau memang Young Dal tak menyukainya. Tapi ia tak tahu melupakan Young Dal dan tak tahu harus bagaimana terhadap orang yang mempertaruhkan nyawanya dalam pertarungan seperti ini.
Di tempat lain, Yang Ha pun sama, ia memikirkan ucapan Jung Hee padanya. Jung Hee meminta padanya untuk tak ikut dalam pertarungan ini. Tapi Yang Ha tak mau, jika Jung Hee mau mempertimbangkan perasaannya, ia bisa saja melakukan apa yang Jung Hee katakan.
Sementara wanita yang kedua pemuda ini cemaskan sedang berjuang menghilangkan rasa takut berada di ruangan gelap dan asing sendirian.
Keesokan harinya, Manajer Tim Hwa Ran mengumumkan siapa saja dealer yang akan bekerja diruang VIP. Kwon Mi Sun, Kang Eun Bi, dan Oh Jung Hee.

Min Sun memberi tahu kalau Jung Hee belum datang. Hwa Ran tanya apa Jung Hee tak menelepon. Ia menyuruh Mi Sun menghubungi Jung Hee. Mi Sun mengatakan kalau ponsel Jung Hee mati. Hwa Ran pun memerintahkan Kim Hee Jung menggantikan Jung Hee di ruang VIP.
Setelah manajer tim Hwa Ran pergi, Chung Ja mengomeli dealer juniornya itu karena tak kebagian menjadi dealer di ruang VIP. Ia menilai mereka semakin ngelunjak. Ia memerintahkan Kwon Mi Sun agar mengumpulkan dealer yang berada dibawah Mi Sun selesai bekerja nanti.
Hwa Ran melaporkan Jung Hee yang tak masuk kerja pada Manajer Bae, jadi ia menggantikan Jung Hee dengan Kim Hee Jung. Ia kesal pada Jung Hee, ia pikir Jung Hee bisa dipercaya menjadi dealer di ruang VIP tapi makin lama semakin bermasalah saja. “Apakah itu semakin menjelaskan kalau dia terlibat cinta segitiga antara Yoon Yang Ha dan Heo Young Dal?”

Manajer Bae melihat sekeliling ia memberi tahu Hwa Ran kalau sekarang Jung Hee diculik.
Hwa Ran mengatakan perihal diculiknya Jung Hee pada Hyun Pil Sang. Hyun Pil Sang tak mengerti apa maksudnya diculik. Hwa Ran belum tahu pasti tapi yang jelas ini masalah serius.
Hyun Pil Sang menghubungi Go Bok Tae menanyakan apakah Go Bok Tae melakukan sesuatu pada salah seorang dealer Kasino Dae Jung. Go Bok Tae berkata kalau Hyun Pil Sang saja sudah tahu berarti semua orang pun sudah tahu, kelihatannya itu karena si dealer pacarnya Young Dal.

Hyun Pil Sang menyahut kalau yang Go Bok Tae lakukan ini bisa menjatuhkan dua burung dengan satu batu. Go Bok Tae tak mengerti apa maksud perkataan Hyun Pil Sang. Hyun Pil Sang mengatakan kalau Oh Jung Hee bukan hanya kekasihnya Young Dal, tapi dia juga merupakan wanita yang disukai oleh Yoon Yang Ha. Go Bok Tae menyeringai menilai kalau ini sungguh menarik.
Yang Ha menemui Young Dal di atap gedung. Young Dal membenarkan tebakan Yang Ha, alasan penculikan Jung Hee adalah karena dirinya. Tapi ia harap Yang Ha jangan mengelak dari kenyataan bahwa Yang Ha juga ikut dalam bagian telah membuat Jung Hee diculik seperti ini.

Yang Ha tak mengerti apa sebenarnya yang Young Dal katakan. Young Dal mengatakan kalau yang menculik Jung Hee itu Go Bok Tae. “Karena Go Bok Tae ada di pihakmu, kau yang bisa menghentikan dia.”

“Jangan konyol,” sanggah Yang Ha. Ia sudah memastikan bahwa Go Bok Tae bukanlah pelakuknya, Go Bok Tae tak ada hubungannya dengan masalah ini.

“Dan kau percaya?” tanya Young Dal membuat Yang Ha terdiam. Ia yakin kalau Go Bok Tae tak melakukan ini sendiri karena ini perbuatan Han Myung Jae, Bos genk yang bekerja di bawah Go Bok Tae. “Tidak peduli betapa bencinya kau padaku atau pertarungan yang harus kita hadapi, semua itu tak ada hubungannya dengan Jung Hee. Jadi untuk kali ini, singkirkan perbedaan kita dan fokus menyelamatkan Jung Hee.”

Yang Ha tanya apa Young Dal yakin ini perbuatan Han Myung Jae yang bekerja untuk Go Bok Tae. Young Dal bilang kalau Yang Ha tak percaya silakan pastikan itu sendiri.
Dong Soo bertemu Detektif Tak di tempat parkir. Ia menanyakan apakah Detektif Tak sudah mencari tahu keberadaan Han Myung Jae. Detektif Tak menjawab ya, Han Myung Jae datang ke Seoul dari Busan dan bisa dipastikan kalau dia bekerja untuk Go Bok Tae.  Dong Soo menebak pasti ada orang-orangnya Myung Jae di Seoul. Detektif Tak mengatakan kalau Han Myung Jae mengambil alih satu bagian di daerah Shinsa-dong.

Dong Soo tanya menurut Detektif Tak dimana kira-kira mereka menyekap Jung Hee. Detektif Tak mengatakan ada satu tempat, “apa kita berangkat sekarang?” Dong Soo bilang tidak, kalau Detektif Tak terlibat dan tak bisa menangani keadaan maka itu akan memperumit masalah jadi katakan saja padanya dimana lokasinya. Detektif Tak cemas, akan sangat berbahaya bagi Dong Soo kalau pergi sendiri. Dong Soo tahu itu, ia tak pergi sendiri jadi tak usah khawatir.
Yang Jang Soo sudah sampai di Sabuk. Jun Ho yang cemas menanyakan keadaan Jang Soo. Jang Soo menceritakan ia yang hampir mati di Macau. Ia kemudian menanyakan keadaan Young Dal. Jun Ho mengatakan kalau Young Dal dan Jerry pergi ke Seoul. Jang Soo heran untuk apa mereka pergi kesana. Jun Ho pun memberi tahu Jang Soo kalau Jung Hee diculik. Jang Soo jelas saja kaget, diculik oleh siapa. Jun Ho mengatakan kalau penculik itu bernama Han Myung Jae. Jang Soo tambah kaget mendengar nama Han Myung Jae, karena orang itu terkenal sangat kejam. Mendengar itu Jun Ho semakin cemas.
Young Dal janjian bertemu dengan Shin Hye. Ia minta maaf karena sudah membuat Shin Hye ikut khawatir. Shin Hye bilang tidak apa-apa karena ia tahu keadaan Young Dal pasti lebih cemas lagi.

Young Dal yang cemas bertanya apa Jung Hee akan aman berada di tangan Myung Jae. Shin Hye melihat kalau mereka tak menculik Jung Hee demi uang, jadi ia bisa memastikan Jung Hee akan baik-baik saja. Ia ingin tahu apa Young Dal pernah bertemu Han Myung Jae sebelumnya. Young Dal mengatakan kalau ia penah bertemu Myung Jae.

Shin Hye tanya apa yang Myung Jae katakan. Young Dal mengatakan kalau Myung Jae menyuruhnya menghentikan apapun yang ia rencanakan. Shin Hye tanya lagi, Myung Jae belum menghubungi Young Dal kan? Young Dal menjawab belum.

Shin Hye meminta Young Dal mendengarkan perkataannya baik-baik dan bersikaplah seperti sarannya, “kalau kau memberikan sikap psikologi yang berlebihan maka semua akan semakin sulit.”
Han Myung Jae mendatangi tempat dimana Jung Hee disekap. Ada Hyun Tak bersamanya (Nah lho, Hyun Tak kan anak buahnya NY Min, nih orang pasti mengkhianati Ny Min karena dipukulin sama Myung Jae kemarin).

Jung Hee ketakutan melihat orang-orang tak dikenalnya itu. Ia yang ketakutan tak mengerti kenapa mereka melakukan ini padanya. Myung Jae berkata kalau Jung Hee menderita seperti ini karena memiliki kekasih yang buruk, jadi salahkan saja pacar Jung Hee. Myung Jae meminta pada anak buahnya ponsel Jung Hee. Ia pun mengaktifkan ponsel Jung Hee.
Young Dal kembali ke mobil usai bicara dengan Shin Hye. Ia mengatakan pada Jerry kalau keduanya kembali ke Sabuk saja. Jerry heran lalu bagaimana dengan Jung Hee, “apa kau tak melakukan apapun dan langsung kembali? Lakukanlah sesuatu!”

Young Dal : “Tidak melakukan sesuatu apapun adalah hal yang harus kulakukan. Dan itu membuatku gila.”
Ada yang menelepon di ponsel Young Dal. Itu Jung Hee. Young Dal bisa menebak kalau ini pasti Han Myung Jae yang menelepon. Ia pun teringat perkataan Shin Hye padanya.
“Kalau kau memperlihatkan kelemahanmu, mereka akan menguasaimu. Jadi jangan pernah memperlihatkan kelemahanmu.” Jelas Shin Hye.

Young Dal berkata pada Shin Hye kalau penculikan ini terjadi karena drinya, jadi kalau ia bisa menyelamatkan Jung Hee. Ia akan memberikan apapun keinginan Myung Jae. Tapi Shin Hye melarang Young Dal melakukan itu, kalau itu dilakukan maka akan sulit menyelamatkan Jung Hee.

Young Dal bimbang, haruskah ia menjawab panggilan telepon ini. Ia juga mencemaskan Jung Hee. Jerry yang juga cemas meminta Young Dal segera menjawab panggilan telepon itu. Young Dal pun menjawabnya.
Terdengar suara Jung Hee yang ketakutan dan gemetaran, ini aku Jung Hee. Tapi Young Dal diam saja. Jung Hee semakin ketakutan karena tak mendengar jawaban dari Young Dal. Young Dal-ssi?
“Ya, ada apa?” sahut Young Dal dengan suara dingin namun dalam hati cemas bukan main. Jung Hee mengatakan kalau sekarang ia disekap oleh orang-orang yang tak ia kenal.
“Hei Heo Young Dal.” ucap Myung Jae. “Ini aku Han Myung Jae. Apa kau tak mengerti apa yang terjadi pada kekasihmu ini?”
Mendengar suara Myung Jae amarah Young Dal memuncak tapi ia berusaha menahan amarahnya.

“Apa yang kau bicarakan? Aku tak punya kekasih.” sahut Young Dal bersikap cuek.

Jung Hee terkejut mendengarnya.

Myung Jae menilai kalau Young Dal sudah bersikap seperti gengster sungguhan. “Bagaimana bisa kau menjadi pengecut begini? Kalau kau terus begini kekasihmu akan terluka.” ancam Myung Jae.

Young Dal sekuat hati tak perpancing emosi, “aku tak memiliki hubungan dengannya. Jadi terserah kau mau melakukan apapun padanya.”
Jung Hee semakin terkejut mendengar ucapan Young Dal yang tak peduli padanya disaat nyawanya dalam bahaya seperti ini.

Myung Jae terkejut dan menoleh ke anak buahnya. Anak buah Myung Jae mendekat ke arah Jung Hee sebagai bentuk ancaman. Jung Hee berteriak ketakutan ketika anak buah Myung Jae mengusap rambutnya.
Hati Young Dal kalang kabut mendengar teriakan Jung Hee. Ia ingin sekali mengutuk mengeluarkan sumpah serapah pada Myung Jae. Tapi ia harus menahan diri, batinnya bergejolak. Ia marah, namun berusaha sekuat tenaga agar dirinya tak terpancing.

Jerry heran apa yang Young Dal lakukan.
Jung Hee menangis ketakutan, “Young Dal-ssi tolong aku!”

Myung Jae tanya apa wanita yang ia sekap dan berteriak ini masih tak ada hubungannya dengan Young Dal.
Young Dal yang wajahnya memerah karena marah berusaha mengusai dirinya, “Hei.. kalau kau pikir ini akan berpengaruh pada pekerjaanku, kau salah. Seperti yang kukatakan, lakukan saja yang kau mau. Aku tak memiliki hubungan dengannya.”

Jung Hee seakan tak percaya mendengar ucapan itu dari Young Dal langsung. “Young Dal-ssi, kenapa kau lakukan ini padaku? Jangan lakukan ini padaku.” tangis Jung Hee ketakutan.

Air mata Young Dal menetes mendengar teriakan Jung Hee yang sangat ketakutan.

“Hei Oh Jung Hee, kenapa kau tak mengerti juga? Apa kau pikir aku ini masih Young Dal si gengster murahan yang kau ikuti kemana-mana? Aku ini Eksekutif di Kasino Dae Jung. Aku tak akan berhubungan dengan dealer sepertimu. Jadi berhenti menggangguku.

Hei Han Myung Jae, yang kau lakukan ini tak ada gunanya. Aku sibuk, aku tutup.” ucap Young Dal dengan nada dingin namun batinnya tersiksa.
Jung Hee berteriak agar Young Dal tak menutup telepon tapi apa daya Young Dal sudah memutus sambungan telepon dan itu membuat Jung Hee semakin menangis ketakutan. Ia betul-betul tak menyangka Young Dal bersikap sekejam ini padanya, tak mempedulikannya disaat nyawanya berada dalam bahaya.
Young Dal menangis marah karena terpaksa harus melakukan ini terhadap Jung Hee. Ia harus bersikap seolah tak peduli seperti ini supaya Myung Jae tak melakukan hal buruk terhadap Jung Hee.
Young Dal keluar dari mobil dan berteriak melampiaskan emosinya.
Myung Jae bertanya pada Hyun Tak apa yang terjadi, kenapa Young Dal bersikap begini pada wanita yang ia sekap itu, “Beraninya kau membodohiku?” Hyun Tak bilang yang ia tahu Young Dal dan Jung Hee benar-benar berkencan. Myung Jae menilai kalau Young Dal ini benar-benar pantas menjadi gengster.
Myung Jae menatap Jung Hee, “Hey.... bagaimana bisa kau menganggap dia sebagai kekasihmu?”

Anak buah Myung Jae bertanya akan mereka apakan si Jung Hee ini. Myung Jae berkata sebaiknya mereka menunggu saja dulu.

Jung Hee terus menangis ketakutan campur aduk dengan perasaan kecewa.

Bersambung ke part 2

Huwaaaa sedih liat Young Dal pura-pura mengabaikan Jung Hee seperti itu, batinnya tersiksa banget. Tapi bisa dimaklumi itu supaya Myung Jae tak melakukan hal yang lebih berbahaya pada Jung Hee. Kalau Young Dal menunjukan sikap lain (emosi bin marah gitu) bukankah itu akan membuat Myung Jae merasa menang.

Dari mana Myung Jae tahu kalau Jung Hee orang terdekat Young Dal, Hmmm kayaknya Hyun Tak, soalnya kemarin dia kan diancam sama Myung Jae.

Dong Soo, Shin Hye, Man Bong, Ny Min tahu jelas bagaimana sifat Myung Jae maka dari itu mereka menyarankan hal tersebut pada Young Dal. Dong Soo yang dulunya berada di kepolisian pasti pernah berurusan dengan Myung Jae. Shin Hye yang seorang psikiater di kepolisian juga sepertinya memahami hal tersebut. Apalagi Man Bong n Ny Min pasti tahu banget sifatnya Myung Jae.


Lalu bagaimana dengan Jung Hee, siapa yang akan menyelamatkannya dan bagaimana cara menyelamatkannya? Apa Myung Jae akan melepaskan Jung Hee begitu saja karena jebakannya pada Young Dal sudah gagal.

5 comments:

  1. YD pasti berat banget mengatakan itu pada JH...oh JH smoga hub. kalian baik2 saja...YD cinta banget sama kamu JH...YH sama JY aja biar g rebutan ama YD...pas kan DS-SH, YD-JH,YH-JY...semoga happy ending n g ada deh acara mati-matian ...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah menjadi reader blog ini...
Jika ingin men-share link silakan...
Tidak perlu bertanya kapan episode selanjutnya, kalau memang sudah selesai pasti akan langsung diupdate...
DAN MOHON UNTUK TIDAK MENG-COPYPASTE SINOPSIS DARI BLOG INI...