Friday, 7 February 2014

Sinopsis The Queen of Office Episode 6 Part 2

Kyu Jik dan Jung Han minta maaf pada pihak Super Home Shopping atas nama Joo Ri. Joo Ri duduk terdiam memeluk tasnya yang rusak.
Choi Da Sung jelas marah karena kejadian ini langsung menjadi berita utama di internet ditambah lagi pihak perusahaannya tak mencapai setengah dari target penjualan tas itu.  Kyu Jik minta maaf dan berjanji akan memberikan kompensasi untuk Super Home Shopping.

Han Jung Soo yang ikut marah bertanya bagaimana Y-Jang akan memberi mereka kompensasi. “Apa kalian tahu berapa banyak uang yang kami habiskan untuk acara itu?”

Jung Han berkata kalau pihaknya juga harus diberi kompensasi. “Kalian telah merobak tas orang lain.”

Han Jung Soo kesal, “Kami menderita kerugian besar karena barang tiruan murahan itu. berapa banyak kompensasi yang kau inginkan? 30rb won? 50rb won?”

Jung Han : “Tunggu sebentar, 50rb won?”

Han Jung Soo menyela dan berkata kalau ia akan membatalkan transaksi cuka merahnya dengan Y-Jang. Kyu Jik memohon dan berjanji akan memberikan kompensisai itu. Han Jung Soo tanya memangnya apa yang akan Kyu Jik lakukan, sementara pihaknya harus menjual semua produk diacara hari ini bahkan saat iklan juga.
Tiba-tiba Miss Kim ikut bicara, “Jika saya membuat hal itu terjadi. Bersediakah kalian menyairkan penjualan cuka merahnya?”

Choi Da Sung bertanya dengan nada remeh bagaimana Miss Kim akan menjual habis semua produk yang akan mereka jual, apa Miss Kim sendiri yang akan membeli semuanya.

Miss Kim : “Seperti yang saya katakan, jika saya berhasil apa kalian akan menyiarkannya?”
Di kantor pemasaran dan penjualan Y-Jang, Oh Jirang celingukan melihat situasi di kantor. Ia sembunyi-sembunyi nonton acara Super Home Shopping bahkan pake headset segala biar ga ada yang denger hihi. Dara yang duduk di depannya bertanya pelan apa yang Jirang lakukan. Jirang menjawab pelan mengatakan kalau ibunya meminta dibelikan pakaian dalam yang hangat dan hari ini ada harga yang bagus.
Dara tertarik ingin tahu, ia pun ikut menonton bersama Jirang. Tanpa disangka-sangka ternyata Miss Kim ikut dalam acara TV itu. Ia berlenggak-lenggok memperlihatkan produk pakaian yang dikanakannya. Jirang dan Dara tentu saja kaget, bukankah itu Miss Kim.
Miss Kim bergaya seeksotis mungkin, selentur mungkin agar produk pakaian dalam itu laku. Hasilnya tentu saja banyak yang nelpon dan pesan pakaian itu hingga terjual habis.
Kyu Jik dan Jung Han melongo melihat Miss Kim. “Lihat dia, dia bekerja dengan setiap inci tubuhnya untuk upah lembur.” Sahut Jung Han.
Produk berikutnya adalah mie ramen pedas. Miss Kim berekspresi menikmati ramen itu membuat penonton ikutan ngiler. Huaaahhhhh sampai keluar apinya… hahaha
Pegawai Y-Jang nonton semua dan semuanya menelan ludah, ngiler dah. “Kelihatannya enak sekali. Berapa harganya? Bagaimana mungkin kau tak memesan setelah melihat dia?”
Tn Go langsung nelpon mau pesen ramen pedas itu. Tapi sayang sudah terjual habis hahaha.
Produk selanjutnya, catok rambut, alat buat meluruskan rambut gitu deh. Sebelum acara di mulai Miss Kim yang sudah siap, tinggal menunggu modelnya saja.
Seorang pegawai melapor pada Choi Da Sung kalau bahwa ia belum menemukan model yang memiliki rambut kasar kriting alami. Ia kesulitan menemukan orang yang seperti itu. Choi Da Sung kesal pada pegawainya ini, mereka membutuhkan seseorang dengan rambut kriting alami.
“Model anda sudah ada disebelah sana!” sahut Miss Kim sambil menunjuk ke arah Kyu Jik. Kyu Jik yang mendengar itu menoleh terkejut.
Choi Da Sung bertanya pada Kyu Jik, apa itu rambut kriting alami. Kyu Jik mengatakan kalau rambutnya ini melakukan pengeritingan termahal di salon ternama.
Miss Kim tiba-tiba mengusap-usap rambut Kyu Jik. “Tesksturnya… ini mengingatkan saya pada sabut baja. Keritingnya… dimulai tepat dari akarnya.” Miss Kim mencabut rambut Kyu Jik. “Ini 100% alami, kering dan kasar.” (Hahaha)
Kyu Jik marah, “Kau anggap rambutku ini apa? Seperti kau tahu semua tentang rambut.”

Miss Kim langsung menunjukkan sertifikatnya, “Sertifikat perawatan dan penataan rambut nasional.” Hahahaha.
Dan akhirnya Kyu Jik pun menjadi model untuk produk pelurus rambut. Kyu Jik menahan jengkel.
Pegawai Y-Jang terkejut, apa rambut Kyu Jik itu kriting alami. Bukankah dia selalu bilang kalau itu kriting buatan yang mahal.
Dan ruarrr biasa rambut Kyu Jik pun jadi lurus hahaha…. Pegawai Y-Jang jadi ilfeel lihatnya hahaha. Mereka menilai kalau rambut kriting Kyu Jik lah yang membuat Kyu Jik terlihat menarik, kalau lurus ternyata jadi begitu. Young Shik menyuruh teman-temannya untuk mengambil foto buat kenanng-kenangan hahaha.
Joo Ri duduk menyendiri di tangga gedung Home Shopping. Ia menerima sms dari temannya, “Apa yang paling banyak dicari di internet? Apa itu benar kau?” Teman yang mengirim sms mengirimkan sebuah alamat website pada Joo Ri.

Joo Ri membuka link alamat itu. Itu adalah artikel tentang kehebohan Luxuitton di super home shopping. Itu menjadi berita yang paling dicari masyarakat, jadi top topik gitu. Bahkan video-nya udah banyak yang mengunggahnya ke internet.

Joo Ri teringat pada ramalan Miss Kim, bahwa dirinya akan segera menjadi sorotan banyak orang dan berada diposisi teratas. Jadi posisi teratas yang dimaksud adalah ini. Joo Ri tertunduk pasrah.

Bagaimana dengan rambut Kyu Jik. Ini dia hahaha.
Kyu Jik takut sendiri melihat wajahnya di cermin. Jung Han yang ada di sampingnya berkata kalau model rambut seperti itu terlihat cocok untuk Kyu Jik. “Kau terlihat seperti Seo Tae Ji zaman dulu.”

Kyu Hik memegang rambutnya, ia marah. “Aku telah merahasiakan ini selama 32 tahun. Argghh…”

Jadi kelihatannya sejak dulu rambut Kyu Jik itu lurus, dia ga pede dengan rambut lurusnya jadi di kriting deh.
Kyu Jik pun melabrak Miss Kim, “Apa yang sudah kau lakukan pada rambutku?” Miss Kim dengan santai mengatakan kalau ia menggunakan teknologi modern untuk membebaskan Kyu Jik dari rambut kasar, kriting alami.

Kyu Jik meninggikan suaranya, “Kenapa kau punya sertifikat penata rambut? Siapa kau sebenarnya? Darimana kau berasal?”

Miss Kim balik bertanya apa maksud Kyu Jik. Ia hanya seorang pegawai kontrak rendahan yang mendapat bayaran atas apa yang telah ia lakukan, ucap Miss Kim sambil menunjukan surat upah lemburnya senilai 1 juta won.

Sebagai spesialis penatas rambut Miss Kim menyarankan agar Kyu Jik segera keramas. Kyu Jik tanya kenapa. Miss Kim berkata kalau itu menjijikan untuk dilihat, hahaha. Miss Kim pun berlalu dari hadapan Kyu Jik.
Emosi Kyu Jik diubun-ubun nih. Ia berteriak, “Hei… Kim-ssi. Berhenti kau!” Jung Han sekuat tenaga memegangi Kyu Jik.
Kembali ke kantor Y-Jang, rambut Kyu Jik udah kriting lagi. Sampai di kantor mereka disambut tepuk tangan pegawai lain. Tn Go terkesan dengan ekspresi wajah Miss Kim yang tak terhitung itu ketika di super home shopping hahaha. “Apa kau bahkan punya sertifikat model home shoopping?” Tanya Tn Go. Miss Kim berkata kalau tak ada yang namanya sertifikat seperti itu. Ia hanya kebetulan punya pengalaman kerja.
Dir Hwang keluar dari ruangannya bertanya apa yang sudah pegawainya lakukan, super home shopping meneleponnya dan mereka memberi kita bukan hanya satu tapi tiga kali waktu siaran untuk cuka merah kita. Wow mereka senang.
Dir Hwang berterima kasih pada Miss Kim karena sekali lagi Miss Kim melakukan sesuatu yang besar untuk perusahaan. “Aku punya permintaan, dewan direksi sudah mendengar tentang acara promosi kepiting kecap. Orang-orang membahasmu di rapat dewan direksi hari ini. Kau terlalu berharga untuk dilepaskan setelah 3 bulan masa kontrak. Jadi para petinggi menginginkanmu berada disini secara tetap. Bagaimana dengan posisi pegawai tetap di Y-Jang?”

Miss Kim tersenyum, “Tapi direktur kontrak saya menyatakan bahwa masa kontrak saya tak bisa diperpanjang.”

Dir Hwang tertawa, “Jangan pedulikan kontrak. Kau mendapatkan posisi tetap sekarang. Ini adalah penawaran yang tak terduga.” Miss Kim minta maaf ia tak menerima tawaran itu.

OMG, gila ga ketika seorang atasan menawarkan posisi tetap pada pegawai kontrak, dia malah ga mau. Itu kan posisi yang diidam-idamkan oleh pencari kerja. Semua yang berada di ruangan itu kaget. Apa alasan Miss Kim menolak posisi pegawai tetap.

Miss Kim : “Saya tidak ingin menjadi budak dari perusahaan manapun.”

Dir Hwang pun mengerti tapi Kyu Jik sepertinya terlihat marah dengan alasan yang disampaikan Miss Kim.
Kyu Jik menghampiri Miss Kim, “Apa yang kau katakan pada direktur tadi?” Miss Kim berkata kalau Direktur bertanya padanya dan ia hanya menjawabnya saja. Kyu Jik marah kenapa Miss Kim mengatakan itu di depan direktur. Miss Kim yang tetap bersikap santai mengatakan kalau ia merasa lebih baik bicara seperti itu langsung di depan direktur daripada berbicara di belakang direktur.

“Apa kau bercanda?” bentak Kyu Jik. “Budak? Jadi kau mengatakan kami semua disini adalah budak? Apa kau tak tahu apa apa tentang sopan santun?”

Miss Kim menatap Kyu Jik, “Sopan santun. Itu hanya untuk karyawan tetap seperti anda. Saya datang ke kantor untuk bekerja dan di gaji, bukan untuk menaati sopan santun.”

Kyu Jik tak menyangka jadi seperti inikah wajah asli Miss Kim. “Kau itu seorang penggali emas, kan? Kau.. penggali emas perusahaan. Bekerja dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya untuk mendapatkan upah lembur sebanyak mungkin.”
Jung Han meminta Kyu Jik berhenti bicara begitu. Kyu Jik berkata kalau ia mempunyai bukti bahwa ketika Miss Kim datang ke Korea, dia naik pesawat kelas 1 yang tiketnya seharga 10 juta won. Pegawai Y-Jang menganga kaget, bagaimana mungkin seorang pegawai kontrak naik peswat kelas 1.

Jung Han bertanya pada Miss Kim apa itu benar. Miss Kim akan menjawab untuk menjelaskan tapi Kyu Jik menyela, apa yang akan Miss Kim jelaskan untuk menyangkal, “apa kau memiliki sertifikat sebagai mekanik pesawat dan kau memperbaiki pesawat untuk mencegah musibah besar hingga Presdir maskapai penerbangan itu memberikanmu tiket kelas 1?” Kyu Jik kemudian berkata kenapa Miss Kim tak menunjukan sertifikat mekanik pesawat.
Tiba-tiba Miss Kim pun menunjukan sertifikat itu. Hahaha. Sertifikat mekanik pesawat. Dan itu membuat Kyu Jik melongo diam seribu bahasa. Bersamaan dengan itu waktu jam kerja Miss Kim sudah habis, sekarang sudah pukul 6. Miss Kim pamit pada Jung Han akan pulang lebih dulu. Jung Han dan yang lain melihat sertifikat itu, benar Miss Kim ternyata memilikinya, sertifikat mekanik pesawat.
Kyu Jik dan Jung Han pulang bersama. Jung Han tak menyangka Miss Kim ternyata punya sertifikat sebagai mekanik pesawat juga. Kyu Jik yang masih marah meremas-remas kertas itu. Ia akan memeriksa keasliannya. Ia menilai kalau Miss Kim terlihat semakin mencurigakan, kehidupan separti apa yang dia jalani.
Jung Han hampir saja menceritakan tentang masa lalu Miss Kim yang diketahuinya dari Ho Boon. Tapi ia tak jadi mengatakan itu karena teringat janjinya yang akan merahasiakan hal itu. Kyu Jik tanya ada apa dengan Miss Kim. Jung Han yang tak jadi mengatakan apapun bilang bukan apa-apa.

Kyu Jik yang meremas kertas itu berkata kalau ia tak bisa tinggal diam begitu saja atas apa yang Miss Kim lakukan padanya hari ini. “Dia boleh memanggilku lalat bodoh atau meluruskan rambut ketiakku, dia boleh mengejekku, tapi aku tak akan membiarkan dia meremehkan perusahaan kita. Bisa-bisanya dia memanggil kita budak? Aku bekerja keras untuk ini. Posisi budak ini adalah satu-satunya harapanku.”

Jung Han mengajak Kyu Jik minum bersama karena sekarang malam sabtu. Tapi Kyu Jik tak bisa ia akan pulang saja karena dirinya harus bangun pagi besok. Jung Han mengerti, apa Kyu Jik akan melihat ayah Kyu Jik. Kyu Jik membenarkan, ia sudah menerima gaji jadi ia harus pergi melihat ayahnya.
Joo Ri mendangani toko barang antik. Ia bertanya berapa harga batu yang ia punya ini (batu pemberian Kyung Woo) Penjual melihat dengan seksama batu itu dan menilai itu hanyalah batu biasa.
Joo Ri menyusuri jalan, Jung Han yang menuntun sepeda melihatnya dan akan mengejar. Tapi langkah Jung Han terhenti karena melihat tas Joo Ri yang isinya berhamburan. Joo Ri tampak kepayahan membawa barang-barang yang tas-nya sudah rusak. Joo Ri memasukan tas baru dan barang-barangnya ke tas jinjing yang rusak juga. Jung Han iba melihatnya.
Joo Ri masuk ke sebuah toko reparasi tas. Ahjussi pemilik toko mengatakan kalau memperbaiki tas ini akan membutuhkan sedikit biaya. Joo Ri berkata tas itu bukan tas asli. Ahjussi tahu itu, tapi tetap saja membutuhkan waktu dan tenaga untuk memperbaikinya. Joo Ri tanya berapa harga perbaikan tas itu. Ahjussi tak tahu pasti tapi harganya. Joo Ri mengira-ngira apa bisa sampai 30rb won tapi ahjussi itu bilang kalau harga perbaikan tas itu akan lebih mahal lagi. Joo Ri meminta ahjussi itu memperbaiki saja dulu, jika biayanya 50rb won atau kurang dari itu, tapi jika lebih mahal, tolong simpan saja dulu disini ia akan mengambilnya hari senin. Joo Ri meminta tolong dipinjamkan sesuatu untuknya menaruh barang-barangnya yang berserakan, plastik hitam juga boleh.
Joo Ri duduk di halte bis. Barang bawaannya bener-benar dimasukan ke kantong plastik hitam lho. Ia menerima telepon dari ibunya. Joo Ri sebisa mungkin bicara dengan ibunya dengan suara bahwa keadannya baik-baik saja.
Ibu yang mendengar suara Joo Ri menilai Joo Ri terdengar lebih ceria daripada sebelumnya. Ibu bertanya apa Joo Ri sudah makan. Joo Ri menjawab kalau ia baru saja makan (padahal belum, boro-boro buat makan deh)

Ibu kemudian menanyakan perihal tas Joo Ri, apa hari ini Joo Ri membawa tas itu ke kantor, apa orang-orang bilang kalau tas itu cantik. Joo Ri menajwab ya, semua orang mengatakan kalau tasnya cantik. Ibu terdengar sangat senang, ternyata seperti itu nilai dari uang. Joo Ri yang sedih kemudian berbohong kalau bis-nya sudah datang, ia berjanji akan menelepon ibunya lagi sesampai ia di rumah. Air mata Joo Ri hampir jatuh.

Tak lama kemudian bis datang, Joo Ri segera naik.
Joo Ri mendatangi Machu Picchu untuk menemui Miss Kim. Untuk berbasa-basi Joo Ri mengomentari tempat tinggal Miss Kim yang lumayan eksotis. Miss Kim berkata kalau pekerjaan hari ini sudah selesai.

Joo Ri bertanya seberapa cepat ia harus membayar upah lembur Miss Kim untuk penampilan Miss Kim di home shopping karena sekarang ia benar-benar tak punya uang. Bolehkah ia membayarnya setelah dua bulan. Miss Kim berkata kalau kali ini ia tak menagih uang lembur itu pada Joo Ri. Miss Kim mempersilakan Joo Ri minum, ia yang akan membayar tagihannya. Miss Kim pun pergi dari sana.
Di depan apartemen, Bitna memberikan sesuatu pada Kyu Jik. Bitna berkata kalau ia menerima gaji pertamanya di Y-Jang jadi ia ingin memberikan Kyu Jik dasi dengan gaji pertamanya. Kyu Jik bilang tak perlu, kenapa ia harus menerima dasi pemberian Bitna. Bitna berharap Kyu Jik untuk menerima itu, hadiah ini hanya untuk sekali dan selamanya.
Bitna : “Kau bilang aku bukan satu-satunya, jadi aku tak ingin mengganggumu lagi. Tapi ijinkan aku bertanya padamu untuk yang terakhir kalinya. Apa aku telah melakukan kesalahan besar? Apa yang telah kulakukan hingga membuatmu memutuskan hubungan denganku? Kau berhenti datang ke sekolah dan kau bahkan pindah.”

Kyu Jik : “Sudah kukatakan itu bukan karena dirimu.”

Bitna : “Jika itu bukan karena aku, kenapa kau menghilang setelah mencampakanku?”

Kyu Jik diam, Bitna pun tak bertanya lagi. Ia meminta Kyu Jik mengambil dasi pemberiannya karena itu merupakan hadiah terakhirnya. Setelah memberikan hadiahnya, Bitna pun pergi dari sana.
Miss Kim menemui Jung Han yang meminta bertemu dengannya di depan bar Machu Picchu. Jung Han minta maaf karena menemui Miss Kim setelah jam kerja. Ia memberikan bingkisan untuk Miss Kim.

Miss Kim tanya apa itu. Jung Han berkata kalau hari ini ia gajian jadi ia pergi belanja. “Aku juga membelikan syal untuk ibuku, aku tak tahu apa yang harus kuberikan pada ayahku, akhirnya aku membelikannya sapu tangan. Dan aku juga membeli ini, kupikir ini cocok untukmu. Ini hadiah dariku.” jelas Jung Han terbata-bata.

“Kenapa saya harus menerimanya?” tanya Miss Kim.

“Karena aku ingin kau memilikinya.” ucap Jung Han. “Bagimu, perusahaan mungkin hanya tempat dimana kau bekerja dan di gaji. Aku mungkin hanya seorang budak dan manajer Jang seekor lalat. Tapi bagiku, kau adalah anggota baru dari keluargaku. Meskipun aku mengatakan inilah caraku menyambutmu dalam keluargaku.” Jung Han meletakan hadiahnya di bawah. Ia kemudian pergi dari sana.
Kyu Jik membuka hadiah dasi pemereian Bitna. Kyu Jik kemudian etringat ketika dirinya masih menjalin kasih dengan Bitna.

Flashback
Saat itu Kyu Jik sedang memilih dasi tapi Bitna tak setuju dengan dasi pilihannya. Bitna mengambilkan dasi yang menurutnya cocok. Kyu Jik berkata kalau ini adalah wawancara kerjanya.

Bitna : “Apa kau sudah lupa kau ini milik siapa?”

Kyu Jik melihat sekeliling, “aku milikmu.”

“Aku tak dengar.” sahut Bitna.
Kyu Jik kembali melihat sekeliling, “aku milikmu.” Bitna langsung memeluk dan mencium pipi Kyu Jik.

Flashback end

Kyu Jik menyimpan kembali dasi pemberian Bitna.
Miss Kim membuka hadiah pemberian Jung Han. Sebuah rok. Miss Kim pun jadi ingat ketika dirinya bekerja di bank.

Flashback
Won Joo Hwan, pria yang disukai Miss Kim memberikan hadiah untuknya. Dan alasan Won Joo Hwan memberikan hadiah itu hampir sama seperti apa yang Jung Han ucapkan, “Bukankah kita memberikan hadiah untuk keluarga kita saat menerima gaji. Kau adalah keluargaku di tempat kerja. Dan siapa tahu kau akan menjadi anggota keluargaku yang sesuangguhnya.”
Miss Kim kaget mendengarnya. Won Joo Hwan jadi salah tingkah sendiri setelah mengatakan itu. Miss Kim membuka hadiah itu yang ternyata isinya rok mini. Miss Kim tersenyum malu mengomentari kalau rok itu sangat pendek. Won Joo Hwan berkata tak apa-apa, bukankah Miss Kim memiliki kaki yang bagus. Miss Kim tersipu malu.

Flashback end
Miss Kim dalam perjalanan menuju suatu tempat menggunakan kereta. Dan ternyata Kyu Jik juga berada di kereta yang sama dengan Miss Kim bahkan di gerbong yang sama tapi keduanya tak menyadarinya.
Di kontrakan Joo Ri. Ia hanya makan ramen untuk hidup sehari-harinya, “berapa hari lagi aku harus menahan hingga gajian selanjutnya.” batin Joo Ri. “Dan apakah segalanya akan menjadi lebih baik?”
Ada yang menekan bel rumah Joo Ri. Joo Ri membuka pintu dan terkejut melihat seseorang yang datang, Moo Jung Han. Joo Ri menanyakan kepentingan Jung Han yang datang ke rumahnya, apa terjadi sesuatu di kantor. Ia langsung cemas apa dirinya membawa sesuatu dari kantor, usb atau bahkan kunci. Jung Han bilang bukan, ia datang menemui Joo Ri karena membawakan sesuatu.
Jung Han memberikan bingkisan yang dibawanya pada Joo Ri. Joo Ri terkejut mengetahui isi bingkisan itu, tas-nya yang rusak sudah diperbaiki. Jung Han beralasan kalau ia sedang memperbaiki sepatunya dan melihat tas Joo Ri ada di toko reparasi. Ia ingat kalau tas itu sangat berarti untuk Joo Ri karena itu pemberian ibu Joo Ri.

Joo Ri tanya berapa harga reparasi tasnya, ia harus menggantinya. Jung Han bilang tak usah karena itu tak mahal. Joo Ri tanya berapa. Jung Han menjawab harga reparasinya hanya sekitar 30rb won.
Joo Ri kemudian bertanya apa kedatangan Jung Han kesini sengaja untuk memberikan tas ini padanya. Jung Han berkata kalau ia kebetulan berada disekitar sini, ditambah lagi cuaca hari ini sangat bagus, ia menilai ibu Joo Ri pasti senang kalau Joo Ri bisa jalan-jalan dengan tas itu di hari yang cerah ini.
Joo Ri menawarkan apa Jung Han mau masuk ke rumahnya. Jung Han buru-buru menjawab tak usah. Ia langsung pergi saja. Jung Han langsung gugup dan ketika ia akan pergi eh malah jatuh kesandung hahaha. Joo Ri pun berseru berjanji ia akan mentraktir Jung Han makan siang ketika ia menerima gajian bulan depan.

Suara Joo Ri : “Mungkin bulan depan saldo bank ku akan tetap sama. Tapi aku akan tetap bertahan dengan harapan untuk mendapatkan gaji di bulan depan.”
Miss Kim mengunjungi rumah abu seseorang, Ny Jin. “Aku kembali. Aku berhasil melewati satu bulan lagi.” ucap Miss Kim sambil memandang foto Ny Jin. (Ny Jin ini teman Miss Kim ketika kerja di bank, teman sekaligus senior gitu)
Kyu Jik juga berada di rumah abu, ia mengunjungi rumah abu ayahnya. “Ayah, aku berhasil mendapatkan gaji lagi.” ucap Kyu Jik memandang foto ayahnya.
Kyu Jik keluar dari rumah abu dan jreng disaat yang sama Miss Kim juga keluar dari rumah abu Ny Jin. Keduanya berpapasan. Keduanya terkejut.

Komentar :


Kerasnya kehidupan dunia kerja dimana semua orang ingin mmpertahankan posisi tetapnya di tempat bekerja. Ternyata itu tidak berlaku bagi Miss Kim, ia lebih memilih menjadi pegawai kontrak yang bebas dan hanya terikat pada kontrak selama 3 bulan saja. Ia tak mau terikat lama di tempat bekerjanya itu. Saat ini, siapa sih yang tak mau mendapatkan posisi tetap. Siapa sih yang mau hanya menjadi pegawai kontrak saja. Saya rasa sekarang ini tidak ada.

6 comments:

  1. Akhir'y setelah sekian lama menunggu, part 2 diposting jga..
    Mkasih mba anis, dilanjut ya sinopsis queen of office nya, mkin seru dh.. fighting^^

    ReplyDelete
  2. Mba anis, sinopsis s3lanjutnya jgn lama2 ya seru bgt nih ceritanya. Tq

    ReplyDelete
  3. Hahaa...ngakak waktu liat rambut keriting kyu jik dibonding..
    Rambut lurusnya lucu bangett.. Hihii..
    Gomawo sinop na.. ^^
    Lucia A

    ReplyDelete
  4. Bolak balik liat,,blm da juga,,,,ttp setia mnunggu

    ReplyDelete
  5. Mbak anis, tolong dilanjutin donk... Penasaran ini membunuhku.. Hahaaaa... Tetap (ง'̀⌣'́)ง semangat !!! ...

    ReplyDelete
  6. Mba Anis ini bisa di lanjutin ga ya? Penasaran soalnya (●ω●)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah menjadi reader blog ini...
Jika ingin men-share link silakan...
Tidak perlu bertanya kapan episode selanjutnya, kalau memang sudah selesai pasti akan langsung diupdate...
DAN MOHON UNTUK TIDAK MENG-COPYPASTE SINOPSIS DARI BLOG INI...